KELAPADUA,BANTENEKSPRES.CO.ID — Puskesmas Kelapa Dua memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjaan normal pasca libur Idul Fitri. Hingga akhir masa libur, tidak ditemukan adanya peningkatan signifikan jumlah warga yang melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas layanan kesehatan tersebut.
Situasi tersebut, menunjukkan kondisi kesehatan masyarakat secara umum masih terkendali. Meskipun pada masa Idul Fitri masyarakat biasanya mengalami perubahan pola makan dan aktivitas, hal tersebut tidak berdampak signifikan terhadap peningkatan gangguan kesehatan di wilayah pelayanan Puskesmas Kelapa Dua.
Kepala Puskesmas Kelapa Dua dr. Salmawati menyampaikan, bahwa berdasarkan data pelayanan kesehatan yang dihimpun hingga 29 Maret, kondisi kunjungan pasien masih berada dalam kategori stabil dan tidak menunjukkan lonjakan sebagaimana yang kerap terjadi setelah momen hari raya.
“Selama pasca Idul Fitri sampai dengan tanggal 29 Maret kemarin, pelayanan di Puskesmas 82 berjalan seperti biasa. Tidak ada peningkatan jumlah masyarakat yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pasien yang datang berobat didominasi oleh keluhan penyakit ringan yang umum terjadi dan tidak bersifat serius. Beberapa di antaranya seperti flu, batuk, serta demam ringan yang masih dapat ditangani melalui pemeriksaan dan pengobatan dasar.
“Memang ada beberapa masyarakat yang datang untuk berobat, namun keluhannya masih penyakit ringan seperti flu, batuk, dan demam. Itu pun jumlahnya tidak banyak dan masih dalam batas normal pelayanan harian,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya peningkatan kasus penyakit tidak menular, seperti tekanan darah tinggi maupun penyakit kronis lainnya yang biasanya muncul akibat pola konsumsi makanan berlebihan selama perayaan Idul Fitri.
“Untuk keluhan penyakit lain seperti darah tinggi ataupun penyakit kronis lainnya, sejauh ini belum ada laporan peningkatan. Kondisinya masih relatif aman dan terkendali,” tambahnya.
Meski demikian, Puskesmas Kelapa Dua tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam menjaga kesehatan setelah melewati masa libur panjang. Perubahan pola makan selama Idul Fitri, seperti konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan santan, berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mulai kembali mengatur pola makan, mengurangi konsumsi makanan berlemak dan manis secara berlebihan, serta memperbanyak aktivitas fisik agar kesehatan tetap terjaga,” katanya.
Selain menjaga pola makan, masyarakat juga diharapkan menjaga waktu istirahat yang cukup serta rutin berolahraga ringan guna meningkatkan daya tahan tubuh setelah menjalani berbagai aktivitas selama libur hari raya.
“Kami juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai penyakit. Menurutnya, masih terdapat sebagian masyarakat yang enggan memeriksakan kondisi kesehatan karena merasa tidak mengalami keluhan serius,”paparnya.
Salmawati menambahkan, bahwa Puskesmas Kelapa Dua terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, baik pelayanan pemeriksaan umum, konsultasi kesehatan, maupun edukasi terkait pola hiup sehat..
“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan bukan hanya saat sakit, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tutupnya. (*)
Reporter : Randy Yastiawan








