KRESEK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Gerak cepat ditunjukkan oleh pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kecamatan Kresek.
Karena tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, mereka melakukan aksi tambal sulam darurat di ruas Jalan Desa Talok yang kondisinya memprihatinkan dan membahayakan pengendara, belum lama ini.
Kerusakan jalan yang membelah badan jalan tersebut dinilai sangat fatal.
Jika dibiarkan, lubang-lubang tersebut berpotensi besar menyebabkan kecelakaan bagi warga yang melintas, terutama di malam hari.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Kresek Fariz Agustiadi menegaskan, jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi bagi warga sekitar.
“Jalan ini akses sangat vital karena menjadi jalan alternatif utama warga menuju Jalan Raya Kresek dan Jalan Raya Gandaria. Kami tidak ingin ada lagi korban jatuh akibat lubang ini,” ujar Fariz melalui keterangannya, Senin, 30 Maret 2026.
Aksi nyata ini merupakan bagian dari program K-Peduli, sebuah inisiatif swadaya dari Karang Taruna untuk memperbaiki fasilitas publik yang rusak di wilayah Kecamatan Kresek secara mandiri.
Setelah menuntaskan perbaikan di Desa Talok, Fariz mengungkapkan, timnya tidak akan berhenti di satu titik. Sasaran berikutnya adalah akses jalan di Kampung Pasir Maja hingga Kampung Pintu, Desa Renged, Kecamatan Kresek.
Meski dilakukan secara swadaya, Fariz berharap langkah ini menjadi teguran halus sekaligus pengingat bagi pemerintah daerah untuk segera turun tangan.
Karang Taruna Kecamatan Kresek mendesak pemerintah terkait agar segera menganggarkan perbaikan jalan secara permanen. Selain pengaspalan ulang, ketersediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi sorotan.
“Kami sangat berharap pemerintah segera menganggarkan perbaikan jalan dan penerangan di Desa Talok dan wilayah Kresek secara menyeluruh. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru bertindak,” pungkas Fariz. (*)
Reporter: Zakky Adnan








