TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Motivasi dan semangat serta percaya diri Muhamad Arief Muzaki (17) patut diacungi jempol oleh remaja seusianya. Pasti bikin bangga orang tua karena terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) pada peringatan hari kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 tingkat Kota Tangerang.
Sebab, selalu ada Paskibra baru dalam tiap upacara puncak peringatan HUT kemerdekaan di tiap daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kota Tangerang. Dan anggota paskibra itu adalah remaja pilihan dengan berbagai latar belakang yang berbeda-beda.
Remaja kelahiran 5 Desember 2008 akrab disapa Zaki oleh teman-temannya ini merupakan putra dari seorang sopir angkutan barang (Pickup) serabutan dan ibunya berprofesi sebagai satpam di salah satu perusahaan di Kota Tangerang. Ayahnya bernama Sutrisno dan Ibunya bernama Feni Mulyani.
Kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Zaki menceritakan perjalanan panjang dalam berproses menjadi calon anggota paskibra tingkat kota Tangerang dia menyebutkan penuh perjuangan hingga air mata kebanggaan.
“Perjuangan saya sangat lama dan panjang prosesnya hingga lolos seleksi sebagai calon anggota paskibraka di kota Tangerang ini,” kata dia.
Berawal dari dorongan orang tua mengikuti ekstrakulikuler Paskibra di sekolahnya SMAN 5 Kota Tangerang. Zaki pun berproses panjang hari demi hari, bulan demi bulan. Mulai dari mengikuti seleksi tingkat kecamatan hingga berlanjut tingkat kota Tangerang. Melewati proses administrasi dan persaingan ketat dari peserta lainnya.
Muhamad Arief Muzaki adalah anggota pasukan nusantara yang berperan pada penurunan bendera merah putih pada momen HUT Kemerdekaan RI Ke-80 di Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, Minggu 17 Agustus 2025 sore WIB.
“Menurut saya, Jadi anggota paskibra ini sulit sekali, banyak yang harus saya korbankan, waktu tenaga dan pikiran. Meninggalkan waktu bermain dan orang tua dirumah dalam berproses menjadi calon paskibra ini,” katanya.
Zaki mengaku tidak pernah minder apalagi berkecil hati meski Ia anak dari seorang sopir. Tekadnya membanggakan orang tua dan keluarga harus diwujudkan, akan menjadi cerita yang akan memotivasi keluarga dan teman-teman di sekolahnya.
“Cita-cita Zaki mau jadi seorang polisi. Untuk ayah dan ibu terima kasih telah membantu Zaki melewati proses ini. Zaki bangga meskipun profesi ayah seorang sopir dan ibu seorang satpam. Doakan Zaki menjadi kebanggaan ibu dan ayah,” ujar Zaki.
Sementara, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan Pemkot Tangerang telah melakukan seleksi calon paskibraka ini dari beberapa bulan lalu. Dan anggota paskibraka kota Tangerang adalah bagian Pembinaan untuk generasi muda khusus di kaderisasi Pancasila dan Paskibra.
“Mereka (paskibra) berlatar belakang siswa SMA dan SMK di kota Tangerang. Tanpa melihat status sosial maupun latar belakang kedua orang tuanya. Siapapun mereka remaja di kota Tangerang memiliki kesempatan yang sama. Mereka yang menjadi paskibra tahun ini lulus dengan baik. Pesan saya, teruslah berprestasi, berjiwa Pancasila dan berbakti kepada orang tua, nusa bangsa dan agama,” jelas Maryono. (*)









