“UGM ini selalu mendampingi kami, mereka kirimkan mahasiswanya untuk membantu mengedukasi masyarakat. Karena, jika ingin meningkatkan wisata, masyarakat harus siap, mulai dari menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, supaya bisa membuat nyaman wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya mengatakan, Festival Tanara merupakan salah satu upayanya untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan ke wisata religi Syaikh Nawawi Al Bantani.
Dengan menampilkan atraksi seni budaya serta menyuguhkan produk UMKM dan kuliner, tentunya bisa dipromosikan agar makin banyak yang mengenalnya.
“Kalau sudah dikenal, tentunya menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung bisa lebih ramai. Karena, selain hanya berkunjung untuk berziarah ke Syaikh Nawawi Al Bantani, wisatawan bisa menikmati banyak penampilan supaya mereka bisa lebih lama,” katanya.
Selain itu, kata Anas, homestay pun akan diadakan dengan memanfaatkan rumah warga sekitar, untuk menjadi sarana wisatawan menginap.











