SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yang ditetapkan PT Pertamina (Persero) sejak 18 April 2026 mulai diterapkan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Serang.
Pantauan pada Senin 20 April 2026, penyesuaian harga sudah diberlakukan, terutama untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Aktivitas pengisian BBM terpantau tetap berjalan normal, meski sebagian pengendara mulai menyesuaikan pilihan bahan bakar.
Salah satu petugas SPBU di Kota Serang, Sahrul, mengatakan perubahan harga telah diterapkan secara serentak sesuai kebijakan dari Pertamina. “Hanya sebagian terutama nonsubsidi ya, untuk yang lainnya masih normal,” ucapnya.
Menurutnya, sejauh ini belum terjadi lonjakan antrean yang signifikan meski ada kenaikan harga. “Masih normal, belum ada peningkatan antrean. Masyarakat tetap membeli seperti biasa,” tambahnya.
Diketahui, di wilayah Banten termasuk Kota Serang, harga Pertamax Turbo (RON 98) kini menjadi Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter. Dexlite naik menjadi Rp23.600 per liter dari Rp14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex menjadi Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter.
Sementara itu, jenis BBM lain seperti Pertalite, Solar subsidi, Pertamax (RON 92), dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan harga.
Kenaikan harga ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum.
Meski terjadi penyesuaian harga, kondisi distribusi dan ketersediaan BBM di SPBU Kota Serang hingga kini masih aman dan lancar.Harga BBM Non Subsidi Naik, SPBU di Kota Serang Terapkan Tarif Baru. (*)
Reporter: Aldi Alpian Indra











