Kemenag Kota Tangerang Dukung Siswa Raih Prestasi

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang berserta jajarannya siap memberikan dukungan penuh kepada siswa untuk meraih prestasi.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID- Sebanyak 33 siswa terbaik Kota Tangerang mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Banten 2026, meskipun persaingannya ketat. Kompetisi telah berlangsung 5–6 Oktober 2026 di MAN 2 Kota Serang, tempat peserta bertanding.

Kantor Kemenag Kota Tangerang mendukung peserta OMI Banten 2026, sehingga semangat mereka meningkat. Dukungan itu terlihat dari unggahan Facebook resmi @kemenagtangerangkota, yang memuat kehadiran jajaran pimpinan.

Bacaan Lainnya

Jajaran pimpinan hadir memantau pelaksanaan kompetisi, sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik. Kehadiran menunjukkan perhatian pada OMI Banten 2026. Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, hadir didampingi Kasubbag Tata Usaha Hj. Lia Amalia, Kasi Pendidikan Madrasah H. Abdul Rohman, serta jajaran Seksi Pendidikan Madrasah.

Iin Sholihin mengatakan kompetisi ini bukan sekadar mengejar gelar juara, melainkan bagian proses pendidikan yang menyeluruh. “Ajang ini penting, karena melatih keberanian dan kedisiplinan siswa. Siswa juga belajar menghadapi tantangan, sebab setiap soal menguji ketekunan dan kemampuan berpikir,” ujarnya.

Pengalaman itu sangat bermanfaat bagi masa depan, meskipun peserta belum meraih gelar juara. Sekolah perlu mengevaluasi hasil lomba, supaya kekurangan siswa dapat diperbaiki pada kesempatan berikutnya. Evaluasi yang terbuka membantu siswa berkembang, karena mereka memahami langkah perbaikan yang diperlukan.

Dukungan dari Kemenag Kota Tangerang diharapkan menjaga motivasi, sehingga peserta terus mengembangkan potensi. Pendampingan yang konsisten membuka peluang prestasi, karena siswa termotivasi meraih capaian lebih baik.

Iin Sholihin menilai olimpiade berharga, karena siswa dapat mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri. Ajang menambah pengalaman, sehingga siswa belajar berkompetisi sehat.

Kasubbag Tata Usaha Lia Amalia menambahkan pentingnya pendampingan, karena peserta didik membutuhkan dukungan. Ia menyebut dukungan itu bagian komitmen bersama, sehingga kemajuan pendidikan madrasah dapat didorong.

“Kolaborasi pimpinan dan guru menjadi fondasi, karena pembinaan siswa membutuhkan langkah yang selaras. Kerja sama penting, sebab lingkungan pendidikan harus mendukung siswa berprestasi,” ungkapnya.

Guru menjadi penghubung utama dalam OMI Banten 2026, karena mereka mendampingi siswa belajar. Pembinaan yang konsisten membantu siswa percaya diri, sehingga mereka siap menghadapi tantangan lomba.

Orang tua juga berperan penting, sebab dukungan emosional sangat memengaruhi kesiapan mental anak. Kolaborasi seluruh pihak akan memperkuat pembinaan, sehingga prestasi siswa madrasah tumbuh secara berkelanjutan.
Prestasi akademik perlu dibina sejak dini, karena kemampuan siswa berkembang melalui latihan berkelanjutan. Madrasah dapat memetakan minat siswa, sehingga pembinaan olimpiade berjalan lebih terarah dan efektif.

Kemenag Kota Tangerang mengapresiasi siswa terbaik, karena mereka mewakili daerah di tingkat provinsi. Perwakilan tersebut membawa nama baik kota. Kakanwil Kemenag Banten Amrullah menyebut OMI Banten 2026 wadah mengasah kemampuan, sehingga peserta percaya diri. Pembinaan mata pelajaran unggulan perlu diperluas, karena olimpiade menuntut penguasaan materi yang mendalam. Guru dan siswa dapat belajar bersama, sehingga budaya prestasi tumbuh di lingkungan madrasah. (*)

Pos terkait