Pengendara Motor di Jalan Siliwangi Pamulang Tewas, Diduga Akibat Sakit Jantung

Jenazah Ii Sumirat, korban laka lantas di Jalan Siliwangi Pamulang ditutupi kardus sebelum dievakuasi ke RSU Kota Tangsel. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

PAMULANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kecelakaan tunggal sepeda motor terjadi di Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Rabu, 4 November 2026 pagi. Seorang pengendara motor bernama Ii Sumirat (46), warga Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.

 

Bacaan Lainnya

Korban diketahui mengenakan pakaian pramuka saat kejadian. Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah di kawasan Jakarta Selatan. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 6838 WRB.

 

Korban diduga terjatuh akibat mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan riwayat penyakit jantung.

 

Wawan (32), warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, korban melaju dari arah Serpong menuju Pamulang.

Tepatnya, di dekat pintu air Pamulang Square, korban terlihat mengendarai sepeda motor dengan kecepatan pelan sebelum akhirnya terjatuh ke arah kiri jalan.

 

“Saya habis melayani pembeli, terus saya lihat orang naik motor pelan dan berhenti di pinggir jalan, lalu langsung roboh ke kiri ke trotoar,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Rabu, 4 November 2026.

 

Melihat kejadian tersebut, Wawan langsung berlari memberikan pertolongan bersama warga lainnya, termasuk seseorang yang sedang berolahraga di sekitar lokasi. “Saya dan ada orang lagi olahraga langsung nolong bersama-sama,” tambahnya.

 

Menurut Wawan, saat pertama kali ditolong, korban masih bernapas. Warga kemudian mengangkat korban ke teras ruko untuk mendapatkan pertolongan. Namun, sekitar 15 menit kemudian, korban diketahui sudah tidak bernapas. Bahkan, dari mulut korban terlihat mengeluarkan air liur.

 

“Awalnya masih bernapas. Sekitar 15 menit kemudian korban sudah tidak napas. Dari mulut keluar liur,” jelasnya.

 

Dugaan korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya juga diperkuat keterangan anak korban, Fitri. Ia mengatakan, ayahnya memang sudah lama memiliki riwayat penyakit jantung. “Bapak sudah lama sakit jantung,” ujarnya.

 

Fitri menambahkan, sebelum kejadian ayahnya hendak berangkat mengajar dari rumahnya di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, menuju sekolah tempatnya mengajar di Jakarta Selatan.

 

“Bapak mau berangkat ngajar sekolah dari Gunung Sindur, Kabupaten Bogor ke Jakarta Selatan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Pamulang Ipda Aris Munandar mengatakan, korban diduga terjatuh dan meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya. Dugaan tersebut diperkuat keterangan istri dan anak korban.

 

“Ini diperkuat dari keterangan istri dan anaknya jika korban punya riwayat penyakit jantung,” ujarnya.

 

Aris menambahkan, petugas menemukan sejumlah barang di dalam tas korban, di antaranya identitas diri dan obat-obatan.

 

“Untuk memastikan penyebab korban meninggal, jenazah korban lalu dibawa ke RSU Kota Tangsel untuk dilakukan visum,” tambahnya.

 

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di Jalan Siliwangi sempat mengalami kemacetan. Banyak pengendara yang memperlambat kendaraan untuk melihat kejadian tersebut. Setelah korban dievakuasi ke rumah sakit, arus lalu lintas kembali lancar. (*)

 

Reporter : Tri Budi

Pos terkait