CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pengurus Cabang olahraga (cabor) akuatik Kota Tangsel terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Sebanyak 20 atlet disiapkan untuk bersaing dan mengharumkan nama Kota Tangsel dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Umum Akuatik Indonesia Kota Tangsel Masruri Bejo mengatakan, hingga menjelang pelaksanaan Porprov, seluruh atlet masih menjalani latihan rutin bersama tim pelatih yang dipimpin Coach Ardiansa. “Alhamdulillah sampai hari ini menjelang Porprov, cabor akuatik Kota Tangsel tetap solid dan siap untuk menjadi juara. Target kami tetap itu,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 2 November 2026.
Bejo menambahkan, selain meningkatkan kemampuan teknik, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap kondisi fisik dan stamina atlet. Hal tersebut penting agar para atlet tetap berada dalam kondisi prima hingga pertandingan berlangsung.
Menurutnya, persiapan atlet tidak hanya menjadi tanggung jawab pelatih, tetapi juga membutuhkan dukungan orang tua. Pekan lalu, pihaknya telah mengumpulkan atlet bersama orang tua untuk menyampaikan pentingnya menjaga kondisi anak-anak menjelang pertandingan.
Ia menilai, faktor mental juga menjadi bagian penting dalam persiapan atlet. Sebab, tekanan menjelang kompetisi berpotensi memengaruhi kepercayaan diri dan performa saat bertanding.
“Karena itu, pelatih diarahkan untuk memberikan pendampingan dari sisi teknis, sementara orang tua diharapkan memberikan dukungan moral dan psikologis kepada atlet,” tambahnya.
Menurutnya, untuk pelaksanaan Porprov VII Banten 2026, cabor akuatik dipercaya menggunakan venue di Damai Indah Golf, Kecamatan Serpong Utara. Terdapat 20 nomor pertandingan yang akan diperebutkan dengan masing-masing 32 medali emas, 32 medali perak dan 32 medali perunggu.
Terkait persaingan, Bejo menyebut seluruh daerah peserta harus diperhitungkan sebagai pesaing kuat. Menurutnya, setiap atlet harus memiliki mental bertanding dan tidak meremehkan lawan.
Ia juga memastikan pendataan atlet menjadi perhatian untuk menjaga kualitas kompetisi. Pihaknya mengaku memiliki basis data atlet akuatik se-Banten sehingga dapat membantu memastikan atlet yang bertanding sesuai ketentuan.
Ia berharap pembinaan atlet akuatik di Kota Tangsel tidak hanya mendapat perhatian menjelang pelaksanaan kejuaraan. “Dukungan dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan atlet maupun pelatih diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Menurutnya, pembinaan yang selama ini berjalan perlu diikuti perhatian terhadap kebutuhan atlet di luar kegiatan latihan agar motivasi dan semangat mereka terus terjaga.
“Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Akuatik Kota Tangsel optimistis dapat memberikan hasil terbaik dan menyumbangkan prestasi bagi kontingen Kota Tangsel pada Porprov VII Banten 2026,” tutupnya. (*)










