Tokoh Perempuan Banten Jadi Ketua Panitia Munas X HWK 2026, Dibuka Sekjen Golkar

Ketua Panitia Munas X HWK Tahun 2026, Intan Nurul Hikmah memaparkan penyelenggaraan Munas saat opening ceremony di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan.

JAKARTA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Intan Nurul Hikmah, tokoh perempuan Provinsi Banten dipercaya menjadi Ketua Panitia Musyawarah Nasional Himpunan Wanita Karya (Munas HWK) ke X Tahun 2026. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Sekjen DPP Partai Golkar Sarmuji di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan.

 

Bacaan Lainnya

Opening Ceremony Munas X HWK 2026 dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Muhammad Sarmuji, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sekaligus serta Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia.

 

Sarmuji mengatakan, pentingnya mengenai penguatan organisasi, kolaborasi lintas sektor, serta optimalisasi peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik.

 

“Sinergi dan kolaborasi sebagai fondasi penguatan organisasi, ini penting. Juga kerja sama antar lembaga perlu diwujudkan melalui langkah konkret agar mampu memberikan manfaat nyata,” jelasnya, Rabu 4 November 2026.

 

Sementara, Ketua Umum DPP HWK periode 2021 – 2026, Ir. Dany Soedarsono, menegaskan, Munas merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi selama satu periode kepengurusan.

 

“Juga momentum penguatan konsolidasi, solidaritas, dan penyatuan visi menjadi fondasi dalam menentukan arah serta strategi organisasi pada periode berikutnya. Tidak kalah penting adalah memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan nasional,” jelasnya.

 

Soal penguatan peran perempuan, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, pentingnya mengoptimalkan potensi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Kata dia, perempuan memiliki posisi strategis dalam ruang organisasi, sosial, ekonomi, hingga politik.

 

“Penguatan peran perempuan di berbagai sektor ini harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan,” jelasnya.

 

Sementara, Tokoh Perempuan Banten sekaligus Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, kehadiran kedua menteri memberikan perspektif penting tentang penguatan organisasi, kolaborasi lintas sektor. Serta optimalisasi peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik.

 

Selain itu, kata Intan, salah satu agenda penting dalam pembukaan MUNAS X HWK 2026 yakni penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara HWK dan mitra kerja sama. Menurutnya, penandatanganan itu menjadi salah satu bentuk komitmen untuk membangun kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

 

“Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.

 

Perlu diketahui, Intan Nurul Hikmah mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Pelaksana MUNAS X HWK Tahun 2026. Peran ini menempatkan Intan sebagai salah satu figur sentral dalam pelaksanaan agenda nasional HWK yang mempertemukan perwakilan organisasi dari berbagai daerah di Indonesia.

 

“Kami dari panitia turut mengawal penyelenggaraan forum yang tidak hanya berorientasi pada agenda musyawarah. Tetapi juga menjadi ruang konsolidasi dan penguatan kelembagaan organisasi perempuan. Penyelenggaraan MUNAS ini menjadi bagian dari upaya memastikan keberlanjutan organisasi serta memperkuat kontribusi HWK dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan,” jelasnya.

 

Melalui MUNAS X HWK 2026, diharapkan lahir keputusan-keputusan strategis yang mampu membawa organisasi semakin solid, adaptif, dan berdaya guna. Forum ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat posisi perempuan sebagai bagian penting dari pembangunan nasional.(*)

 

Reporter: Asep Sunaryo

Pos terkait