TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Ustaz Derry Sulaiman yang merupakan seorang pendakwah dan artis sohor ini mengajak para generasi muda memperkuat idadah Salat dan menjalankan Sunnah Rasulullah SAW. Hal itu disampaikan dalam tausiyahnya di pelataran SMK Negeri 8 Kota Tangerang saat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa, 22 September 2026.
Acara keagamaan ini pihak SMK Negeri 8 sengaja menghadirkan Da’i kondang tersebut untuk memberikan motivasi spiritual kepada ratusan peserta didik di sekolah tersebut serta warga sekitar yang turut hadir.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Derry menyampaikan, para generasi muda untuk kembali menguatkan fondasi keimanan diantaranya, mendirikan salat dengan baik dan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW serta menghormati kepada yang lebih tua dan menyayangi kepada yang lebih muda, yang harus diterapkan kehidupan sehari-hari.
Ia mengingatkan, bahwa salat adalah tiang agama sekaligus tolok ukur utama amal seorang Muslim. Ustaz Derry berpesan agar para siswa tidak meremehkan kewajiban tersebut, di tengah kesibukan sekolah maupun godaan era digital.
“Perbaiki salat kalian, karena salat adalah penentu kualitas hidup dan masa depan kalian. Jika salatnya baik, maka urusan hidup lainnya pun akan dimudahkan oleh Allah SWT,” ujar Ustaz Derry Sulaeman dihadapan para pelajar dan warga sekolah lainnya.
Selain salat, ia juga mendorong para pelajar untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dengan cara menghidupkan sunnah-sunnahnya. Menurutnya, sunnah Rasulullah tidak hanya sebatas ibadah ritual, tetapi juga mencakup adab, kejujuran, dan semangat kepedulian sosial.
“Jangan tinggalkan Salat, karena Salat merupakan amalan ibadah utama yang menjadi poin utama bakal dipertanyakan ibadah salat kita, kemudian hidupkan Sunnah Rasulullah agar kita kelak mendapatkan safaatnya,” jelas Ustaz Derry.
Poin penting lainnya, kata Ustaz Derry, yaitu pentingnya menanamkan kepedulian sosial, khususnya kepada anak yatim dan kaum dhuafa atau orang-orang yang tidak mampu. Ia menekankan bahwa kehadiran seorang muslim di tengah masyarakat harus membawa manfaat bagi sesama.
Ia menambahkan, peringatan Maulid Nabi ini juga dijadikan momentum untuk mengajak saling berbagi rezeki dan mempererat tali persaudaraan atau memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan sekolah. Para siswa diajak untuk peka terhadap kondisi sekitar dan gemar membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.
“Biasakan bersedekah meskipun nilainya tidak seberapa, agar kelak terbiasa dapat membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi para peserta didik yang mengisi kegiatan peringatan Maulid Nabi yang disertai penampilan lantunan lagu-lagu islami serta lantunan Salawat nabi melalui tim Hadroh dari internal siswa.
Acara yang dikemas secara interaktif dan kekinian ini, Ia menilai sangat efektif dalam menyentuh hati para siswa, sehingga pesan-pesan moral dan keagamaan dapat tersampaikan dengan baik.
Ia berharap, karakter para siswa tidak hanya cerdas secara akademik dan vokasi, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kuat, peduli sosial, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.(*)











