Cegah TB dan Kusta Sejak Dini, Puskesmas Cisoka Edukasi Warga Bojongloa

CEK KESEHATAN: Warga Desa Bojongloa mendapatkan pelayanan cek kesehatan gratis dari puskesmas Cisoka. Randy/Bantenekspres.co.id

CISOKA,BANTENEKSPRES.CO.ID — Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap penyakit Tuberkulosis (TB) dan Kusta, UPTD Puskesmas Cisoka melaksanakan kegiatan Sosialisasi TB dan Kusta Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Desa Bojongloa dan diikuti masyarakat setempat. Sosialisasi menjadi salah satu langkah Puskesmas Cisoka dalam memperkuat upaya promotif dan preventif, khususnya melalui edukasi serta deteksi dini terhadap penyakit menular.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai TB dan Kusta, mulai dari tanda dan gejala, cara penularan, langkah pencegahan, hingga pentingnya melakukan pemeriksaan apabila menemukan keluhan atau gejala yang mengarah pada kedua penyakit tersebut.

Kepala UPTD Puskesmas Cisoka drg. Reta Rianti mengatakan, edukasi kepada masyarakat sangat penting karena semakin baik pengetahuan warga, maka semakin cepat pula penyakit dapat dikenali dan ditangani.

“Puskesmas tidak hanya memberikan pelayanan ketika masyarakat sudah sakit, tetapi kami juga terus berupaya melakukan pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai TB dan Kusta,” ujar Reta kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 18 Agustus 2026.

Menurutnya, TB dan Kusta merupakan penyakit yang perlu mendapatkan perhatian serius. Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan keluhan kesehatan yang muncul, terlebih apabila terdapat tanda atau gejala yang perlu diperiksa lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan. Justru dengan melakukan deteksi lebih awal, apabila memang ditemukan penyakit, penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” katanya.

Reta menjelaskan, melalui sosialisasi tersebut masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali gejala dan mengetahui bagaimana penyakit dapat menular.

“Pengetahuan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian penyakit. Dengan mengetahui tanda dan gejalanya, masyarakat bisa lebih waspada dan segera datang ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang perlu diperiksa,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengobatan juga harus dilakukan secara tepat apabila seseorang dinyatakan mengalami TB maupun Kusta. Masyarakat diminta mengikuti arahan dan pendampingan tenaga kesehatan agar proses pengobatan dapat berjalan dengan baik.

“Kalau ada warga yang mengalami gejala atau keluhan yang mengarah kepada TB maupun Kusta, jangan menunggu sampai kondisi menjadi lebih berat. Segera datang ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan arahan dari petugas kesehatan,” ungkapnya.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis. Menurut drg. Reta, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mendorong warga agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.

“Kami ingin pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan yang dilaksanakan langsung di wilayah desa seperti ini. Masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan yang disediakan,” tuturnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga lingkungan, serta tidak ragu memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan harus dijaga bersama. Jangan menunggu sakit terlebih dahulu untuk memeriksakan kesehatan. Dengan deteksi dini dan pemeriksaan secara rutin, berbagai masalah kesehatan bisa diketahui lebih cepat,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait