TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menggelar Pekan Olahraga Pegawai untuk menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia.
Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Ali Marisan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat di lingkungan ASN.
Menurut Ali, olahraga bagi pegawai bukan sekadar persoalan pertandingan dan mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kebersamaan dan meningkatkan kebugaran para pegawai.
“Untuk kebugaran pegawai. Jadi selain olahraga, ini juga untuk silaturahmi dan meramaikan HUT RI,” ujar Ali saat diwawancarai, Selasa 11 Agustus 2026.
Sejumlah cabang olahraga yang selama ini rutin dipertandingkan kembali hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya catur, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, hingga sepak bola.
Tak berhenti pada cabang olahraga konvensional, penyelenggara juga menghadirkan olahraga tradisional dan cabang yang kini semakin berkembang di masyarakat. Salah satunya adalah bola sundul, serta esports yang dijadwalkan turut dipertandingkan.
Menariknya, tahun ini olahraga domino yang dikenal dengan nama Olahraga Domino (Orado) juga ikut meramaikan Pekan Olahraga Pegawai Pemkab Tangerang.
Ali menyebut Orado bukan hanya sekadar permainan yang biasa ditemui dalam aktivitas masyarakat, tetapi kini mulai berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki jalur kompetisi hingga tingkat nasional.
“Orado ini motonya ‘Domino Naik Klas’. Ini perlu kita kembangkan juga karena olahraga di masyarakat masuk ke olahraga prestasi,” katanya.
Menurut Ali, perkembangan Orado terbilang pesat. Setelah mendapatkan pengakuan dalam struktur olahraga nasional, kompetisi di tingkat daerah hingga nasional mulai bermunculan. Bahkan, cabang tersebut berpeluang tampil sebagai olahraga ekshibisi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Januari disahkan, Februari sudah kejurnas. Cepat sekali perkembangannya ke daerah-daerah,” ujar Ali.
Di lingkungan Pemkab Tangerang sendiri, antusiasme terhadap Orado cukup tinggi. Tahun ini, sedikitnya 13 hingga 15 organisasi perangkat daerah (OPD) ikut ambil bagian. Sementara untuk kategori putri, terdapat sekitar delapan tim yang turut bertanding.
Ali menilai jumlah tersebut menjadi sinyal positif bahwa olahraga yang selama ini lekat dengan aktivitas santai masyarakat ternyata memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi olahraga prestasi.
“Peminatnya banyak. Karena olahraga ini sudah lama dikenal masyarakat dan relatif mudah diikuti. Dari lingkungan masyarakat sampai tingkat RT juga gampang mencari pemain,” tuturnya.
Keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Pegawai sendiri tidak sepenuhnya bersifat wajib bagi setiap OPD. Namun, seluruh perangkat daerah didorong untuk ikut berpartisipasi agar suasana kegiatan semakin semarak dan tujuan kebugaran serta silaturahmi dapat tercapai.
“Tidak diwajibkan, tetapi diimbau. Karena ini dalam rangka silaturahmi, kebugaran, sekaligus ASN ikut meramaikan HUT RI melalui olahraga,” kata Ali.
Ia berharap semangat berolahraga tidak hanya tumbuh di kalangan pegawai Pemkab Tangerang. Menurutnya, geliat olahraga juga semakin terasa di tengah masyarakat, terutama setiap momentum peringatan HUT RI.
“Di mana-mana sampai ke RT-RT bergema kegiatan olahraga dalam rangka HUT RI. Kita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut berolahraga. Bukan hanya pegawai, tetapi seluruh masyarakat, dalam rangka ikut sehat dan bugar,” ujarnya. (*)










