Dinkop UKM Tangsel Dorong Pelajar SMA Swasta Jadi Wirausaha Pemula

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel mendorong pelajar SMA swasta untuk mulai mengenal dan mengembangkan dunia kewirausahaan sejak bangku sekolah.

Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran program Pelajar Wirausaha yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS) dan Bank BJB.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo mengatakan, program tersebut menjadi langkah untuk memfasilitasi para pelajar yang sudah memiliki usaha maupun yang baru ingin memulai bisnis.

“Tujuannya ingin membantu memfasilitasi para pelajar, terutama SMA swasta, untuk bisa menjadi wirausaha-wirausaha pemula,” ujarnya seusai launching pelajar wirausaha 2026 di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM, Serpong, Selasa, 11 Agustus 2026.

Bachtiar menambahkan, potensi kewirausahaan di kalangan pelajar Kota Tangsel cukup besar. Sejumlah siswa bahkan telah memiliki usaha yang berjalan dan mampu menghasilkan omzet.

“Di lapangan sudah banyak teman-teman atau pelajar SMA yang mempunyai usaha sendiri. Bahkan sudah berjalan dan omzetnya sudah lumayan,” tambahnya.

Menurutnya, pengembangan jiwa kewirausahaan sejak usia sekolah sejalan dengan kebijakan Pemkot Tangsel untuk mencetak lebih banyak wirausaha baru di daerah.
Terlebih, Kota Tangsel merupakan kota yang bertumpu pada sektor jasa dan perdagangan.

Pertumbuhan wirausaha muda diharapkan dapat ikut mendorong aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru. “Kita ingin membangun jiwa wirausaha di Kota Tangsel. Karena kita adalah kota jasa dan perdagangan yang mengharapkan tumbuhnya wirausaha baru dan anak muda untuk bisa meningkatkan perekonomian di Kota Tangsel,” jelasnya.

Ia menilai pengenalan kewirausahaan di lingkungan sekolah menjadi langkah positif. Sejumlah sekolah juga telah memiliki kegiatan seperti market day yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar memasarkan dan mengelola produk secara langsung.

“Pembelajaran semacam ini dapat menjadi bekal bagi pelajar agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan peluang usaha sejak dini,” tutupnya. (*)

Pos terkait