Siswa SMPN 3 Kota Tangerang Dibekali Edukasi Mitigasi Bencana

Petugas BPBD Kota Tangerang, tengah melakukan edukasi mitigasi dan tanggap bencana terutama bencana kebakaran dihadapan para siswa SMP Negeri 3 Kota Tangerang, Kamis, 6 Agustus 2026.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – SMP Negeri 3 Kota Tangerang mendukung pelaksanaan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana melalui Program Sekolah Aman Bencana (SAB) yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Kamis, 6 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di pelataran SMP Negeri 3, yang berlokasi di Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, diikuti seluruh siswa.

Bacaan Lainnya

Dalam sosialisasi tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi berbagai potensi bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini.

Kepala SMP Negeri 3 Kota Tangerang, Amsarudin Ruslani menyampaikan apresiasi dilakukan kegiatan Program Sekolah Aman Bencana dinkibgkungan sekolahnya. Ia menilai kegiatan tersebut sangat penting dalam upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah.

“Dengan adanya Sosialisasi Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Rawan Bencana melalui Program Sekolah Aman Bencana (SAB), kami pihak sekolah sangat mendukung program Pemerintah Kota Tangerang dengan menyiapkan tempat dan sarana yang diperlukan untuk kegiatan tersebut,” kata Amsarudin.

Dikatakannya, edukasi mitigasi bencana menjadi bekal penting bagi para siswa agar mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.

“Karena itu sangat penting bagi kami agar siswa dapat memahami langkah-langkah apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” ujarnya.

Ia menyebut, seluruh siswa turut dilibatkan dalam rangkaian kegiatan yang dilaksanakan BPBD Kota Tangerang di halaman sekolah. Menurutnya, keterlibatan langsung para siswa membuat materi yang diberikan lebih mudah dipahami sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan mereka apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

Melalui Program Sekolah Aman Bencana, tambah Amsarudin, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami teori mitigasi, tetapi juga mampu menerapkan prosedur penyelamatan diri secara cepat dan tepat sehingga dapat meminimalkan risiko saat terjadi bencana.(*)

Pos terkait