Kepala Desa Kadu Tinjau Budidaya Lele BUMDes, Perkuat Ketahanan Pangan dan Perekonomian Warga

Kepala Desa Kadu M. Asdiansyah mendatangi budidaya ikan lele yang di kelola BUMDes sebagai salah satu ketahanan pangan Desa Kadu. Randy/Bantenekspres.co.id

PAGEDANGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID– Kepala Desa Kadu M. Asdiansyah meninjau langsung lokasi program ketahanan pangan berupa pembudidayaan ikan lele yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kadu di Kampung Sempur RT 01 RW 06.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap program ketahanan pangan yang selama ini menjadi salah satu upaya dalam memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian desa dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Bacaan Lainnya

Selain mempererat ukhuwah dan silaturahmi dengan para pengurus BUMDes serta masyarakat setempat, kegiatan itu juga bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan budidaya ikan lele yang telah berjalan selama beberapa waktu terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Kadu M. Asdiansyah memastikan seluruh kebutuhan dalam proses pembudidayaan, mulai dari ketersediaan pakan hingga sarana pendukung lainnya, dapat terpenuhi dengan baik sehingga program tersebut mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan dengan baik. Pemerintah desa hadir untuk memberikan dukungan penuh kepada para pengurus BUMDes dan masyarakat yang terlibat di dalamnya. Dengan begitu, hasil yang diperoleh nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Asdiansyah kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, bahwa program pembudidayaan ikan lele tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi desa.

“Program ini tidak hanya berbicara mengenai hasil panen, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun semangat gotong royong, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta menciptakan peluang ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

Menurutnya, keberadaan BUMDes memiliki peran penting sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan program harus dilakukan secara profesional, konsisten, dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Kami berharap para pengurus dapat terus menjaga semangat dan kekompakan dalam menjalankan program ini. Pemerintah desa akan terus mendampingi dan memberikan dukungan agar budidaya lele ini semakin berkembang dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Asdiansyah juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas air, memperhatikan pola pemberian pakan, serta melakukan pengawasan secara berkala untuk meminimalkan risiko yang dapat menghambat pertumbuhan ikan.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan masyarakat agar program yang telah dirintis ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya diukur dari banyaknya hasil panen, melainkan juga dari seberapa besar dampak yang dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, program ini mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan potensi desa yang dimiliki,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut berlangsung dengan penuh keakraban. Kepala Desa Kadu juga memberikan motivasi kepada seluruh pengurus agar tetap optimistis dalam mengembangkan program yang menjadi salah satu andalan desa tersebut.

“Semangat kebersamaan harus terus kita jaga. Dengan persatuan dan kerja sama yang baik, saya yakin program ketahanan pangan ini akan semakin maju dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Salam kesetiakawanan sosial,” tutupnya. (*)

 

 

 

Pos terkait