Pasar Desa Direhabilitasi, Pemdes Daru Tingkatkan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli

Pemdes Daru, Kecamatan Jambe melakukan rehabilitasi pasar di RT 001 RW 001 untuk memberikan rasa nyaman kepada warga. Randy/Bantenrkspres.co.id

 

JAMBE,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Daru, Kecamatan Jambe, terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah merehabilitasi pasar yang berada di RT 001 RW 001 sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan fasilitas yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Program rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari program pembangunan desa tahun 2026. Langkah tersebut diambil karena kondisi pasar sebelumnya dinilai sudah tidak memadai dan membutuhkan perbaikan secara menyeluruh.

Pasar tersebut selama ini menjadi salah satu alternatif bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pokok, kebutuhan dapur, hingga aneka makanan. Keberadaan pasar itu dinilai sangat membantu masyarakat karena lokasinya yang dekat dengan permukiman penduduk sehingga warga tidak perlu pergi ke pasar yang lebih besar dan berjarak lebih jauh.

Kepala Desa Daru Abdul Malik Azis mengatakan, bahwa rehabilitasi pasar merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya untuk menggerakkan roda perekonomian warga.

“Pasar ini memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat. Selain menjadi pusat kegiatan ekonomi, pasar ini juga menjadi tempat warga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, kami berupaya menghadirkan fasilitas yang lebih baik agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berbelanja,” ujar Abdul kepada Bantenekspres.co.id, Senin 3 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi pasar yang sebelumnya sudah mengalami banyak kerusakan membuat pemerintah desa memutuskan untuk segera melakukan rehabilitasi.

“Kami melihat bahwa kondisi bangunan pasar sudah tidak lagi memadai. Beberapa bagian memerlukan perbaikan agar aktivitas jual beli dapat berlangsung dengan baik. Karena itu, rehabilitasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam menyediakan fasilitas umum yang layak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para pedagang maupun pembeli. Dengan kondisi pasar yang lebih baik, aktivitas perekonomian masyarakat diharapkan dapat meningkat.

“Kami berharap rehabilitasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Ketika sarana dan prasarana tersedia dengan baik, para pedagang akan lebih nyaman berjualan dan masyarakat juga akan merasa lebih tenang saat berbelanja,” tuturnya.

Abdul juga mengingatkan seluruh pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar. Menurutnya, kebersihan merupakan faktor penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan pasar. Sampah harus dikumpulkan pada tempat yang telah disediakan dan tidak dibuang sembarangan. Lingkungan yang bersih akan membuat masyarakat merasa nyaman saat datang ke pasar,” katanya.

Ia menegaskan, bahwa menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, melainkan juga seluruh masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Kami ingin pasar ini menjadi tempat yang bersih, sehat, dan tertata dengan baik. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah desa, pedagang, dan masyarakat, kami yakin kondisi tersebut dapat terwujud,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait