Ada Bangunan KDMP Di Atas Kawah Belerang, Begini Penjelasan Pemdes Cimaung

Bangunan KDMP yang berdiri di atas kawah lumpur belerang, masih tahap pembangunan, yang lokasinya di Kampung Gosalih Kawah, Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Senin 3 Agustus 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

 

CIKEUSAL,BANTENEKSRES.CO.ID – Di Kampung Gosalih Kawah, Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, terdapat bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berdiri di atas kawah lumpur belerang.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, pemerintah Desa Cimaung menyebutkan, lahan tersebut merupakan tanah bengkok milik desa yang sudah tidak terpakai, dan kini dimanfaatkan untuk dibangun KDMP.

Kasi Perencanaan Desa Cimaung bernama Kisni mengungkapkan, tidak ada pilihan lahan lainnya untuk dibangunkan KDMP, dan pihaknya sudah melakukan kajian bersama pihak terkait dan musyawarah dengan masyarakat Desa Cimaung, yang hasilnya seluruh lapisan masyarakat menyetujui lahan tersebut dibangun KDMP.

“Dari awal lahan itu merupakan tanah bengkok desa, kami sudah musyawarah sama masyarakat dan pihak lainnya, mereka setuju untuk dibangun KDMP, karena tidak ada pilihan lain lagi,” katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin 3 Agustus 2026.

Kisni mengakui, tanah tersebut memang kawah lumpur belerang yang kerap tercium bau nya, namun hanya di musim penghujan saja, namun untuk musim kemarau ini tidak terlalu menyengat bau belerangnya.

Di bangunan KDMP itu sudah dibuatkan saluran irigasi, yang apalagi musim hujan datang air dari kawah lumpur belerang tidak masuk ke dalam bangunan, melainkan terbuang melalui irigasi yang sudah terbangun.

“Tidak ada masalah sih, pusat belerangnya juga jauh dari gedung koperasi, ada di paling ujung lahan, sudah ada juga saluran irigasi sebagai antisipasi kalau musim hujan. Jadi tidak sampai tergenang ke dalam bangunan, saya rasa tidak ada masalah yang penting masyarakat setuju,” ujarnya.

Kata Kisni, lahan yang digunakan untuk KDMP sekitar kurang lebih 600 sampai 1.000 meter, yang lokasinya berada dipinggir jalan, dan saat ini telah 99 persen pembangunannya hanya tinggal pasang rolling door dan kaca.

“Secara posisi sih aman tidak ada masalah ya, tapi belum selesai pembangunannya sebentar lagi dari bulan lalu mulai pembangunannya,” ucapnya.

Dikatakan Kisni, kawah lumpur belerang tersebut tidak akan diurug rata dengan tanah, melainkan pihaknya ada rencana untuk membangun sebuah tempat wisata berupa pemandian air belerang.

Karena sejak dahulu banyak masyarakat yang datang untuk mandi dan ambil air belerangnya, sebab dipercaya bisa menyembuhkan penyakit.

“Kita rencana mau buat pemandian air belerang gitu semacam rekreasi, jadi selain masyarakat berwisata bisa juga belanja di KDMP. Katanya air belerang ini untuk pengobatan, dahulu banyak yang datang untuk mandi dan ambil airnya, tapi sekarang sudah jarang,” tuturnya. (*)

 

Pos terkait