Awal Agustus, Ribuan Warga Kabupaten Tangerang Kekurangan Air Bersih

BPBD Kabupaten Tangerang distribusi air bersih kepada warga terdampak musim kemarau.

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dampak musim kemarau makin meluas di Kabupaten Tangerang. Awal Agustus ribuan warga sudah minta kiriman air bersih dari BPBD Kabupaten Tangerang.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menjelaskan, distribusi air bersih kepada warga terdampak musim kemarau terus dilakukan. Ia terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa serta kelurahan untuk monitoring kekeringan.

Bacaan Lainnya

Data dari laporan harian BPBD Kabupaten Tangerang hingga awal Agustus distribusi air bersih sudah dilakukan ke delapan titik. Yakni, Kecamatan Panongan, Sepatan Timur, Tigaraksa, Pagedangan, Kosambi, dan Kronjo.

“Kita terus pantau kekeringan di beberapa wilayah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan. Hingga sekarang masih terus kita kirimkan air bersih kepada warga,” jelasnya, Senin 3 Agustus 2026.

Masih dalam data, bantuan air bersih disalurkan kepada 120 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa di Kelurahan Serdang Kulon, Kecamatan Panongan. Lalu, ada 297 kepala keluarga atau 420 jiwa di Desa Kelor, Kecamatan Sepatan Timur. Kemudian, ada 305 kepala keluarga atau 915 jiwa di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa. Serta 550 kepala keluarga atau sedikitnya sekitar 1.000 jiwa di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan. Termasuk di Kelurahan Kosambi Barat, Kecamatan Kosambi.

Di wilayah Kecamatan Kronjo, bantuan diberikan kepada warga di Desa Muncung sebanyak 200 kepala keluarga atau 500 jiwa, Desa Kronjo sebanyak 112 kepala keluarga atau 310 jiwa, Desa Pagedangan Udik sebanyak 85 kepala keluarga atau 201 jiwa dan 200 kepala keluarga atau 500 jiwa, serta kepada 120 kepala keluarga dengan 800 jiwa di Desa Peusar, Kecamatan Panongan.

“Gunakan air bersih secara bijak dan segera melaporkan bila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” katanya.(*)

 

Pos terkait