CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel tidak hanya bertugas memadamkan api. Berbagai permintaan bantuan nonkebakaran dari masyarakat juga kerap dilayani sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Ahmad Dohiri mengatakan, pihaknya beberapa kali membantu warga mengambil dokumen penting, seperti ijazah, yang tidak bisa diambil langsung oleh pemiliknya karena kondisi tertentu.
“Misalnya suaminya sedang bekerja dan ijazah harus diambil langsung oleh keluarga. Mereka meminta bantuan kepada kami, lalu kami bantu,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 14 Juli 2026.
Dohiri menambahkan, permintaan bantuan tersebut disampaikan masyarakat melalui layanan call center Damkar. Petugas kemudian datang mengenakan seragam dinas untuk membantu proses yang diperlukan.
“Yang menghubungi melalui call center Damkar. Petugas datang memakai seragam karena memang sedang bertugas di lapangan,” tambahnya.
Selain membantu pengambilan dokumen, Damkar Kota Tangsel juga pernah memenuhi permintaan warga untuk mendampingi prosesi pernikahan. Permintaan tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Damkar dan kemudian ditindaklanjuti setelah mendapat persetujuan.
“Pokoknya selama itu bisa membantu masyarakat dan tidak melanggar aturan, kami siap hadir,” jelasnya.
Tak hanya itu, Dohiri juga menceritakan pengalaman anggotanya yang pernah membantu pengendara perempuan yang mobilnya mogok saat arus mudik Lebaran di kawasan Bulevar BSD, Serpong.
Menurutnya, berbagai layanan nonkebakaran tersebut merupakan bagian dari komitmen Damkar Kota Tangsel untuk selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Saya selalu sampaikan kepada anggota, apa pun kesulitan masyarakat, selama kita bisa membantu, kita harus hadir. Prinsipnya adalah melayani masyarakat, meskipun itu bukan tugas utama pemadam kebakaran,” tutupnya. (*)











