CURUG,BANTENEKSPRES.CO.ID — Camat Curug Arif Rachman Hakim menghadiri sekaligus membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong mereka untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arif Rachman Hakim menyampaikan bahwa STQ tidak hanya menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit berprestasi di bidang keagamaan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun karakter generasi muda.
“STQ ini bukan hanya tentang perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, bagaimana kita menumbuhkan kecintaan anak-anak dan generasi muda terhadap Al-Qur’an,” ujar Arif kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 23 September 2026.
Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan ruang dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai keagamaan. Karena itu, kegiatan STQ diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan yang berkelanjutan.
“Kita ingin anak-anak kita tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami maknanya, menghayati pesan-pesannya, kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Arif menilai, perkembangan zaman membuat pembinaan karakter generasi muda menjadi semakin penting. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, menurutnya, dapat menjadi pedoman bagi generasi muda dalam bersikap, bergaul dan mengambil keputusan dalam kehidupan.
“Di tengah perkembangan zaman seperti sekarang, anak-anak kita harus memiliki pegangan yang kuat. Al-Qur’an menjadi salah satu pedoman penting dalam membentuk pribadi yang baik, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi Kelurahan Sukabakti yang telah menyelenggarakan STQ dan memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menunjukkan kemampuan serta potensi mereka.
“Kami dari Kecamatan Curug tentu sangat mengapresiasi pelaksanaan STQ ini. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan semakin banyak anak-anak yang ikut berpartisipasi,” tuturnya.
Arif berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan penuh semangat dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman untuk terus belajar.
“Yang paling penting bukan hanya menjadi juara. Jadikan STQ ini sebagai motivasi untuk terus belajar membaca, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an,” jelasnya.
Ia menambahkan, prestasi dalam bidang keagamaan juga perlu terus didukung agar muncul generasi muda yang mampu membawa nama baik Kelurahan Sukabakti maupun Kecamatan Curug di tingkat yang lebih tinggi.
“Kita berharap dari STQ ini lahir qari dan qariah terbaik yang nantinya bisa membawa nama baik Sukabakti dan Kecamatan Curug. Tetapi yang lebih penting, mereka tetap menjadi anak-anak yang memiliki akhlak mulia dan bisa menjadi teladan di lingkungan masyarakat,” ucapnya.
Arif juga mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, guru mengaji, tokoh agama, masyarakat hingga pemerintah kelurahan dan kecamatan, untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda.
“Pembinaan anak-anak tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Orang tua, guru, tokoh agama dan pemerintah harus bersama-sama memberikan dukungan agar generasi muda kita tumbuh dengan pendidikan agama yang kuat,” pungkasnya. (*)











