MPLS 2026 Dimulai, SDN Kutabumi IV Siap Sambut Siswa Baru dengan Konsep Ramah Anak

MPLS 2026 Dimulai, SDN Kutabumi IV Siap Sambut Siswa Baru dengan Konsep Ramah Anak
SDN Kutabumi IV, Siap menggelar MPLS Senin 13 Juli 2026 untuk siswa yang telah dinyatakan lulus dalam SPMB. Foto Randy/Bantenekspres.co.id

PASARKEMIS, BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Kutabumi IV, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, siap menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membantu siswa beradaptasi sebelum memasuki proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.

Pelaksanaan MPLS dilakukan setelah seluruh tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) rampung. Sekolah juga telah mengumumkan hasil kelulusan peserta didik baru serta menggelar sidang pleno bersama orang tua sebagai bentuk transparansi dan penyampaian informasi terkait penyelenggaraan pendidikan di SDN Kutabumi IV.

Bacaan Lainnya

Selama MPLS, para siswa akan diperkenalkan dengan berbagai fasilitas sekolah, seperti ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, musala, toilet, lapangan, hingga sarana penunjang lainnya. Mereka juga diajak berkeliling lingkungan sekolah agar lebih mengenal tempat yang akan menjadi ruang belajar sehari-hari.

Kepala SDN Kutabumi IV, Asmadi, mengatakan MPLS merupakan tahapan penting dalam membangun kesiapan mental dan rasa percaya diri peserta didik saat memasuki jenjang sekolah dasar.

“Pelaksanaan MPLS bukan hanya sekadar kegiatan seremonial menyambut peserta didik baru, tetapi menjadi proses awal yang sangat penting agar anak-anak mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Kami ingin mereka datang ke sekolah dengan rasa senang, percaya diri, dan tidak merasa takut karena seluruh guru akan mendampingi mereka selama kegiatan berlangsung,” ujar Asmadi kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 12 Juli 2026.

Menurutnya, seluruh materi MPLS disusun dengan pendekatan edukatif, menyenangkan, dan ramah anak. Seluruh kegiatan juga mengacu pada ketentuan pemerintah sehingga tidak mengandung unsur perpeloncoan maupun tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan peserta didik.

“Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan kepada seluruh siswa baru. Mereka akan dikenalkan dengan ruang-ruang yang ada di sekolah, bertemu dengan guru-guru, mengenal teman-teman baru, serta memahami kebiasaan-kebiasaan positif yang diterapkan di SDN Kutabumi IV. Dengan cara itu, anak-anak akan lebih cepat beradaptasi ketika proses belajar mengajar dimulai,” katanya.

Asmadi menjelaskan, sebagian besar peserta didik baru merupakan lulusan taman kanak-kanak (TK), sehingga membutuhkan pendampingan dalam proses transisi menuju pendidikan dasar.

“Perubahan dari jenjang TK menuju SD tentu menjadi pengalaman baru bagi anak-anak. Karena itu kami ingin memastikan proses transisi tersebut berjalan dengan baik. Guru-guru akan memberikan pendampingan secara maksimal agar mereka merasa nyaman berada di sekolah dan tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan belajar nantinya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak orang tua untuk terus berperan aktif mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak selama menjalani masa sekolah.

“Kami berharap orang tua terus memberikan semangat kepada putra-putrinya agar selalu antusias datang ke sekolah. Dukungan dari keluarga sangat berpengaruh terhadap semangat belajar anak. Jika sekolah dan orang tua berjalan bersama, maka proses pendidikan akan menghasilkan anak-anak yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” tuturnya.

Asmadi optimistis pelaksanaan MPLS tahun ini akan berlangsung lancar dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta didik baru.

“Kami ingin setiap anak merasa bahwa sekolah adalah tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus menjadi rumah kedua bagi mereka. Harapan kami, seluruh siswa baru dapat mengikuti MPLS dengan gembira, mengenal lingkungan sekolah dengan baik, dan siap memulai perjalanan pendidikan mereka di SDN Kutabumi IV dengan penuh semangat,” tutupnya. (*)

Pos terkait