Jalan Rusak hingga PJU Jadi Sorotan Reses DPRD Banten di Kota Serang

Jalan Rusak hingga PJU Jadi Sorotan Reses DPRD Banten di Kota Serang
anggota DPRD Provinsi Banten saat menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Aula Lantai I Setda Kota Serang, Jumat 26 Juni 2026. Aldi Alpian Indra/Bantenekspres.co.id

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Perbaikan jalan, penanganan banjir, penerangan jalan umum (PJU), pengelolaan sampah hingga pengembangan sektor pariwisata menjadi persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat kepada anggota DPRD Provinsi Banten saat menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Aula Lantai I Setda Kota Serang, Jumat 26 Juni 2026.

Beragam aspirasi tersebut disampaikan anggota DPRD kepada Pemerintah Kota Serang sebagai bahan evaluasi sekaligus tindak lanjut sesuai kewenangan pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Banten.

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Gerindra, Encop Sopia, mengatakan persoalan infrastruktur masih menjadi kebutuhan utama masyarakat. Selain perbaikan jalan dan PJU, warga juga meminta penanganan sampah serta normalisasi sungai dan anak sungai agar dapat mengurangi potensi banjir.

Menurutnya, sungai yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten perlu dibersihkan secara rutin agar aliran air tetap lancar dan tidak tertutup tanaman liar yang berpotensi menyebabkan penyumbatan.

Di bidang kesehatan, Encop juga mendorong adanya layanan pemeriksaan tuberkulosis (TBC) secara bergerak atau mobile. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan sehingga pemerintah perlu lebih aktif menjangkau warga.

Selain itu, ia meminta peningkatan sarana dan prasarana posyandu di berbagai wilayah Kota Serang. Sementara di sektor pariwisata, Encop menilai potensi daerah perlu diperkuat melalui dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif serta pelestarian seni budaya lokal, seperti debus dan silat, agar lebih banyak terlibat dalam kegiatan pariwisata.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS, Juheni M. Rois, mengatakan reses menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Kota Serang.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,2 miliar untuk penanganan banjir di empat titik di Kota Serang pada 2026, yakni Kepandean, Bumi Agung, Kaligandu, dan Jalan Semaun Bakri.

Selain itu, pembangunan flyover di kawasan BIP juga terus berjalan dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Banten sekitar Rp30 miliar. (*)

Pos terkait