SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID– Sebanyak 68 peserta Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) yang diselenggarakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sarana Informasi Gema Mahasiswa (SiGMA) melakukan kunjungan media ke kantor Tempo, Kamis 11 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelatihan yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai dunia kerja media profesional, sekaligus memperkaya wawasan mereka tentang sejarah dan perkembangan industri pers di Indonesia.
Pimpinan Umum LPM SiGMA, Ahmad, mengatakan kunjungan ke Tempo dilakukan agar peserta dapat memahami sistem kerja media secara lebih mendalam, mulai dari proses produksi berita hingga nilai-nilai jurnalistik yang diterapkan di ruang redaksi.
“Tujuannya agar peserta dapat memahami bagaimana sistem kerja media di Tempo dan mengetahui sejarah media Tempo itu sendiri,” katanya.
Ia menjelaskan, Tempo dipilih sebagai tujuan kunjungan karena memiliki kesamaan fokus dengan LPM SiGMA yang bergerak di bidang jurnalistik dan broadcasting. Selain itu, Tempo dikenal sebagai media yang konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pemerintah.
Menurut Ahmad, peran tersebut sejalan dengan fungsi LPM SiGMA sebagai media kampus yang turut menjalankan fungsi pengawasan di lingkungan perguruan tinggi.
“Tempo dikenal kuat dalam menjalankan fungsi watchdog terhadap pemerintah. Begitu pula SiGMA yang berperan sebagai watchdog di lingkungan kampus sebagai miniatur negara,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Marketing Communication Tempo, Yefri, berharap kunjungan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai nilai-nilai yang selama ini dijunjung Tempo dalam menjalankan praktik jurnalistik.
“Kami ingin mahasiswa mengenal Tempo dan memahami nilai-nilai yang kami pegang. Harapannya, semangat untuk mencari kebenaran dan memberitakan fakta dapat menular kepada mahasiswa,” ujarnya.
Yefri juga mengapresiasi antusiasme peserta selama sesi diskusi berlangsung. Menurutnya, banyaknya pertanyaan yang diajukan menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap dunia jurnalistik.
“Saya terkesan dengan antusiasme teman-teman dalam bertanya. Sayangnya, waktu yang tersedia tidak cukup untuk menampung seluruh pertanyaan. Teruslah berlatih menulis. Mudah-mudahan suatu saat nanti teman-teman bisa bergabung dengan Tempo dan kita dapat bertemu kembali,” tuturnya.
Salah satu peserta, Idzhar Dhaffa, mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan itu memberikan gambaran nyata mengenai proses kerja media dari balik layar, mulai dari peliputan hingga penyajian informasi kepada masyarakat.
“Yang saya dapatkan dari kunjungan ke Tempo kali ini tentu pengalaman yang sangat berharga. Kami bisa melihat bagaimana media bekerja di balik layar, mulai dari proses peliputan hingga pemberitaan. Selain itu, kami juga mengetahui sejarah Tempo, termasuk berbagai tantangan yang pernah dihadapi media ini,” ungkapnya.
Melalui kunjungan media tersebut, peserta PJB LPM SiGMA diharapkan mampu memperluas wawasan serta meningkatkan pemahaman mengenai praktik jurnalistik profesional sebagai bekal dalam mengembangkan kemampuan kepenulisan dan penyiaran di lingkungan kampus. (*)











