TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang menggelar pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up/MCU) bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tahun 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang peringatan HUT RI ke-81 pada Agustus mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Humas RSUD Kota Tangerang, Shal Purnama, mengatakan MCU ini merupakan bentuk sinergi antara RSUD dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang.
“Kegiatan ini bagian dari kerja sama pelayanan kesehatan dengan pemerintah daerah, khususnya Kesbangpol. Fokus kami memastikan kondisi fisik para Capaska dalam keadaan prima,” ujar Shal, Sabtu 2 Mei 2026.
Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti MCU merupakan calon yang telah lolos seleksi administrasi dan tahap awal. Pemeriksaan kesehatan dinilai penting mengingat mereka akan menjalani latihan fisik intensif.
“Tim seleksi perlu mengetahui kondisi kesehatan terkini sebelum peserta masuk tahap latihan intensif,” katanya.
Dalam MCU tersebut, peserta menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari konsultasi dokter umum, tes laboratorium darah dan urine, hingga pemeriksaan radiologi untuk memastikan kondisi organ dalam.
“Kami pastikan seluruh pemeriksaan dilakukan secara komprehensif dengan hasil yang akurat dan objektif,” tambah Shal.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama Kesbangpol Kota Tangerang, Akhmad Budiarto, mengatakan MCU bertujuan memastikan seluruh calon dalam kondisi fisik dan mental terbaik.
“Pemeriksaan ini untuk memastikan calon yang dikirim ke tingkat provinsi benar-benar sehat, baik jasmani maupun rohani,” ujar Budiarto.
Ia mengungkapkan, sebelum tahap MCU, para peserta telah melalui proses seleksi ketat yang melibatkan berbagai instansi, seperti Dinas Kesehatan, PMI, TNI, hingga Polri. Termasuk verifikasi kondisi fisik, bebas tato, dan bekas tindik.

Menurutnya, proses seleksi Capaska terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, tes parade, tes kesamaptaan seperti lari 12 menit, hingga tes peraturan baris-berbaris (PBB).
Selain itu, aspek psikologis juga diuji dengan melibatkan akademisi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Para peserta juga menjalani tes urine bekerja sama dengan BNN untuk memastikan bebas dari narkoba.
“Tahun ini kami mengirimkan 16 peserta ke tingkat provinsi. Harapannya minimal 10 orang bisa lolos, bahkan satu atau dua bisa tembus tingkat nasional,” katanya.
Budiarto menambahkan, peserta yang tidak lolos di tingkat provinsi atau nasional tetap akan menjadi bagian dari Paskibraka tingkat Kota Tangerang.
Kegiatan MCU ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mencetak calon Paskibraka yang sehat, disiplin, dan memiliki ketahanan fisik serta mental untuk menjalankan tugas negara. (*)










