Moniqta Aurendya Siswi SDN Daan Mogot 1 Ukir Prestasi, Raih Juara Harapan 2 Mendongeng FLS3N Tingkat Kecamatan

Moniqta Aurendya Siswi SDN Daan Mogot 1 Ukir Prestasi, Raih Juara Harapan 2 Mendongeng FLS3N Tingkat Kecamatan
Moniqta Aurendya Khairinniswa, siswi SDN Daan Mogot 1 yang baru saja berhasil meraih harapan 2, cabang lomba mendongeng, pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Tangerang. Dok: SDN Daan Mogot 1 for bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan di Kecamatan Tangerang. Moniqta Aurendya Khairinniswa, siswi SDN Daan Mogot 1, berhasil meraih Juara Harapan 2 cabang lomba mendongeng, pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Tangerang.

Ajang tahunan ini diikuti oleh puluhan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan dasar. Tahun ini, sebanyak 48 sekolah, yang terdiri dari 24 sekolah negeri dan 24 sekolah swasta di wilayah Kecamatan Tangerang.

Bacaan Lainnya

Kepala Sekolah SDN Daan Mogot 1, Fitriah Astuti, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kompetisi ini bukan semata soal persaingan, tetapi menjadi wadah anak-anak untuk berani mencoba dan menunjukkan potensi terbaiknya.

“Anak-anak tidak perlu terlalu memikirkan persaingan. Yang penting mereka berani mencoba dan tampil maksimal,” ujarnya saat diwawancarai oleh Bantenekspres.co.id, Minggu 26 April 2026.

Prestasi ini juga menjadi bukti peningkatan kualitas pembinaan siswa di sekolah. Ia menyampaikan, keberhasilan tahun ini terasa istimewa karena pada tahun sebelumnya sekolah belum berhasil meraih juara.

“Kalau tahun kemarin masih belum beruntung. Tahun ini alhamdulillah, orang tua sangat mendukung anak-anak. Dukungan itu sangat terasa, dan akhirnya kita bisa membawa pulang dua juara harapan, dari cabang mendongeng dan pantomim,” jelasnya.

Fitriah menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari upaya pembenahan program sekolah yang sedang ia jalankan sejak menjabat sebagai kepala sekolah pada Januari lalu. Ia menyebut, berbagai program lama dihidupkan kembali sekaligus menghadirkan program baru untuk mendukung pengembangan bakat siswa.

“Kebetulan ibu baru berjalan empat bulan sejak menerima SK tanggal 1 dan mulai bertugas 5 Januari. Kami menata kembali program-program yang sudah ada, menghidupkan yang sempat berhenti, dan menambahkan program baru yang baik untuk siswa,” katanya.

Menurutnya, penguatan kegiatan seni dan budaya menjadi salah satu fokus sekolah karena mampu membentuk karakter, kepercayaan diri, serta kreativitas siswa sejak dini.

Ia juga menegaskan, keberhasilan Moniqta diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik. Pihak sekolah pun berkomitmen terus meningkatkan pembinaan bakat dan minat siswa agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi pada ajang FLS3N mendatang. (*)

Pos terkait