Kebakaran Gudang di Sepatan Tangerang Hanguskan Area 6.720 Meter, Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar

Kebakaran Gudang di Sepatan Tangerang Hanguskan Area 6.720 Meter, Kerugian Ditaksir Rp10 Miliar
Kebakaran hebat melanda gudang di Sepatan, Tangerang, menghanguskan area 6.720 m². Kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar. Foto: BPBD Kabupaten Tangerang for bantenekspres.co.id

SEPATAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kebakaran hebat melanda kawasan pergudangan di Jalan Raya Kotabumi, Kawasan Batik/GKBI, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 25 April 2026.

Insiden ini menghanguskan area seluas 6.720 meter persegi dan menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Ruslan Nulaziz mengonfirmasi bahwa kebakaran menimpa area gudang milik PT Togo Steel Industrie.

“Objek yang terbakar meliputi gudang packing PT Lucky yang berisi makanan hewan, serta gudang packing paket rumah tangga,” ujar Ahmad Ruslan dalam laporannya.

Laporan mengenai insiden ini diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) pada pukul 15.44 WIB. Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.56 WIB dan langsung melakukan upaya penyekatan api.

Mengingat skala kebakaran yang cukup besar, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan kekuatan penuh.

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, yang terdiri dari armada Pos Sepatan, Mako Curug, Pos Rajeg, Pos Pakuhaji, Pos Mauk dan Pos Pasar Kemis.

Selain itu, bantuan satu unit mobil tangki swasta juga turut membantu proses pemadaman.

Proses pemadaman berlangsung cukup panjang dan berat. Api baru berhasil dijinakkan sepenuhnya pukul 07.50 WIB, Minggu, 26 April 2026.

Beruntung, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Meskipun api sudah dinyatakan padam, pihak BPBD Kabupaten Tangerang tetap melakukan langkah antisipasi.

“Sebagian besar unit sudah kembali ke posko masing-masing. Namun, petugas dari Pos Sepatan tetap bersiaga (standby) di lokasi untuk memantau situasi,” tambah Ahmad Ruslan.

Pihak perusahaan juga telah diinstruksikan untuk segera menghubungi Posko Sepatan apabila terdapat potensi penyalaan api kembali di area yang terdampak. (*)

Pos terkait