SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, bakal membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, untuk bisa mendapatkan bantuan perbaikan ruang kelas rusak dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Yandri mengaku, sudah melakukan komunikasi dengan Menteri Dikdasmen Abdul Muti, untuk bisa memberikan bantuan perbaikan ruang kelas di Kabupaten Serang.
“Lebih dari 150 SD akan direvitalisasi, itu hasil dari lobi-lobi kita ke pusat dan saya Alhamdulillah berhubungan baik dengan pak menteri,” katanya, Rabu 15 April 2026.
Supaya bantuan perbaikan ruang kelas rusak bisa terealisasi, kata Yandri, akan kembali mengunjungi Kemendikdasmen khususnya Menteri Dikdasmen Abdul Muti, supaya memastikan bantuan tersebut bisa diberikan ke Pemkab Serang.
“Ini bukan untuk pribadi saya, namun untuk warga Kabupaten Serang, Insyaallah dapat banyak bantuan ini, Insyaallah akan ada sekian puluh SMP dan ratusan SD akan direnovasi ruang kelasnya,” ujarnya.
Disisi lain, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan pada Dindikbud Kabupaten Serang Christiansyah Pagua Amran mengatakan, pihaknya sudah mengajukan bantuan ruang kelas rusak ke Kemendikdasmen sebanyak 198 sekolah, dengan rincian untuk SD sebanyak 153 sekolah dan SMP sebanyak 45 sekolah baik negeri maupun swasta.
“Ini baru pengajuan ya, sudah kita lakukan Januari 2026 kemarin melalui sistem aplikasi gitu, nanti ada tahapan lagi agar jadi bakal calon untuk dapat dibantu, semoga bisa dapat semua,” katanya.
Christiansyah mengaku, pihaknya beberapa bulan lalu sudah mengunjungi Kemendikdasmen bersama Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, untuk menanyakan progres pengajuan yang sudah dilakukannya untuk perbaikan ruang kelas rusak.
“Kita mendampingi ibu bupati berkunjung kesana, pak menteri menyampaikan semuanya berbasis sistem nanti seperti apa hasilnya baru mungkin ditindaklanjuti, kalau misalkan ada penambahan kuota kami bisa mengajukan lagi,” ujarnya.
Jika berkaca pada tahun lalu, kata Christiansyah, Pemkab Serang hanya mendapatkan bantuan dari Kemendikdasmen hanya 21 sekolah, untuk SD 11 dan SMP 10 baik swasta maupun negeri.
“Tahun lalu kita ajukan Januari baru terealisasi Agustus, hanya dapat sedikit, semoga saja tahun ini bisa lebih banyak,” ucapnya. (*)
Reporter : Agung Gumelar











