Porprov VII Banten 2026, Jumlah Cabor Masih Direview KONI Provinsi

Sejumlah atlet PODSI Kota Tangsel berlatih di Situ Pondok Jagung, Serpong Utara beberapa waktu lalu. PODSI Tangsel For Bantenekspres.co.id
Sejumlah atlet PODSI Kota Tangsel berlatih di Situ Pondok Jagung, Serpong Utara beberapa waktu lalu. PODSI Tangsel For Bantenekspres.co.id

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 hingga kini masih dalam proses review oleh KONI Provinsi Banten.

Meski demikian, Panitia Besar (PB) Porprov Banten memastikan siap menjalankan keputusan berapa pun jumlah cabor yang nantinya ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Besar Porprov VII Banten 2026 Pilar Saga Ichsan mengatakan, saat ini struktur Organizing Committee (OC) telah ditetapkan dan disampaikan kepada KONI Provinsi Banten. Namun untuk jumlah cabor yang akan dipertandingkan, kewenangannya berada di tingkat provinsi melalui Steering Committee (SC).

“Kalau OC sudah ditetapkan dan sudah kami sampaikan ke provinsi. Tapi untuk jumlah cabor masih dalam proses di provinsi,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Pilar, awalnya Kota Tangsel mengusulkan 52 cabang olahraga (Cabor) yang dinyatakan siap dipertandingkan. Dalam perkembangannya terdapat tambahan sehingga jumlahnya menjadi 58 cabor. Bahkan sempat muncul usulan hingga 60 cabor.

“Dari Kota Tangsel kami menyampaikan 52 cabor yang sudah siap. Kemudian ada tambahan menjadi 58, dan sekarang ada dua cabor lagi yang masih direview oleh provinsi,” tambahnya.

Ia menjelaskan, delapan cabor tambahan tersebut masih dievaluasi terkait kesiapan penyelenggaraan dan pelaksanaan pertandingan di tingkat provinsi. “Masih direview lagi, apakah cabornya siap atau tidak. Itu menjadi kewenangan KONI Provinsi,” jelasnya.

Pilar mengakui kepastian jumlah cabor sebaiknya ditetapkan sesegera mungkin agar tidak mengganggu persiapan venue dan kebutuhan teknis lainnya.

“Kalau penetapannya terlalu lama tentu akan menyulitkan persiapan. Idealnya secepat mungkin karena berkaitan dengan kesiapan venue dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Meski demikian, sebagai tuan rumah, pihaknya memastikan siap menjalankan keputusan apa pun yang nantinya ditetapkan oleh KONI Provinsi Banten.

“Kalau 52 cabor sudah pasti siap. Kalau nanti 58 atau bahkan 60 cabor dipertandingkan, kami juga harus siap. Mau tidak mau sebagai tuan rumah kami harus menyiapkan semuanya,” tegasnya.

Pilar menambahkan, tugas PB Porprov Banten adalah sebagai pelaksana kegiatan, sedangkan seluruh aturan teknis termasuk penetapan jumlah cabor berada di bawah kewenangan Steering Committee yang dibentuk KONI Provinsi Banten.

“SC ada di provinsi, sementara kami di OC sebagai pelaksana. Jadi penentuan jumlah cabor dan aturan pelaksanaan menjadi kewenangan provinsi. Kami tinggal menjalankan dan menyiapkan kebutuhan penyelenggaraannya,” tutupnya. (*)

Reporter : Tri Budi

Pos terkait