TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Program sekolah gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Tangerang jadi alternatif bagi ribuan siswa yang tidak tertampung di SMP Negeri. Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang memastikan program tersebut akan membantu siswa tetap melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dedy Haryanto, mengungkapkan setiap tahun jumlah lulusan SD di Kabupaten Tangerang mencapai sekitar 63 ribu siswa. Namun, daya tampung SMP Negeri hanya sekitar 22 ribu kursi, sehingga puluhan ribu siswa lainnya harus mencari alternatif sekolah.
“Kalau lulusan SD sekitar 63 ribu siswa, sementara daya tampung SMP Negeri kita hanya sekitar 22 ribu. Jadi kebayang, sisanya harus mencari sekolah lain. Karena itu, program sekolah gratis ini menjadi solusi agar semua anak tetap bisa sekolah,” ujar Dedy, Rabu 15 April 2026.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap SMP Negeri selama ini dipengaruhi faktor biaya yang lebih terjangkau serta fasilitas yang dinilai memadai. Kondisi tersebut membuat persaingan masuk SMP Negeri semakin ketat setiap tahunnya.
“Orang tua banyak yang memilih SMP Negeri karena biaya lebih murah dan fasilitas dianggap mencukupi. Akibatnya banyak yang berjubel ingin masuk negeri, sementara daya tampung terbatas,” jelasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program Tangerang Sekolah Gratis akan melibatkan sekolah swasta sebagai alternatif bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Nantinya, sekolah swasta yang mengikuti program tersebut akan dimasukkan dalam sistem penerimaan siswa baru.
“Rencananya sekolah swasta yang ikut program sekolah gratis akan dimasukkan ke dalam sistem. Jadi orang tua punya pilihan, tidak hanya SMP Negeri, tapi juga sekolah swasta yang gratis,” katanya.
Dedy menuturkan, tujuan utama program ini adalah memastikan tidak ada siswa yang putus sekolah karena tidak diterima di SMP Negeri.
“Target kita semua harus sekolah. Jangan sampai ada anak yang tidak melanjutkan pendidikan hanya karena tidak diterima di SMP Negeri. Makanya kita dorong program sekolah gratis ini,” ucapnya.
Dedy menambahkan, sosialisasi program sekolah gratis dan sistem penerimaan siswa baru akan dikebut pada Mei mendatang, bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional.
“Dengan adanya program sekolah gratis ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap seluruh lulusan SD tetap bisa melanjutkan pendidikan, meski tidak tertampung di SMP Negeri,” ucapnya. (*)
Reporter: Dani mukarom











