BENDA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh Kepala SMP Negeri 30 Kota Tangerang, Muhamad Dace, untuk mengajak para siswa memperkuat karakter dan semangat belajar dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Dalam arahannya kepada siswa pada hari pertama masuk sekolah usai libur Idulfitri, Muhamad Dace menekankan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk membersihkan hati dan mempererat hubungan antarsesama.
“Idulfitri merupakan sebuah momentum bagi kita untuk sama-sama membersihkan hati, untuk saling memaafkan antar keluarga, tetangga, dan sesama teman,” ujarnya Senin 30 Maret 2026.
Ia mengungkapkan bahwa nilai-nilai saling memaafkan tersebut diharapkan tidak berhenti pada momen Lebaran saja, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.
Lebih lanjut, ia mengajak siswa untuk menumbuhkan sikap saling menyayangi dan menghargai. Menurutnya, dengan semangat hati yang bersih dan niat yang ikhlas, konflik dan perselisihan dapat dihindari.
“Dengan sikap saling memaafkan, tidak akan lagi terjadi perbuatan yang menyakiti hati orang lain. Justru akan tumbuh rasa kebersamaan dan saling menghormati,” katanya.
Selain itu, Muhamad Dace juga menekankan pentingnya semangat belajar yang datang dari kesadaran diri, bukan karena dorongan orang lain. Ia mengingatkan khususnya kepada siswa kelas 9 agar mempersiapkan diri menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan pada 6 April mendatang.
“Pastikan kalian datang ke sekolah dengan membawa mimpi-mimpi besar yang ingin diraih. Persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi TKA,” tegasnya.
Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai kunci meraih kesuksesan. Menurutnya, banyak orang cerdas yang gagal karena tidak memiliki dua hal tersebut.
“Harapan dan prestasi tidak ditentukan esok hari, tetapi diperjuangkan mulai hari ini. Disiplin dan tanggung jawab adalah kunci utama,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh siswa untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan perilaku mulia, seperti menghormati guru, menyayangi teman, serta berbakti kepada orang tua. (*)
Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi








