200 Gerai KDMP di Kabupaten Tangerang Sudah Beroperasi

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebanyak 200 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang kini telah beroperasi. Dari total 274 koperasi yang tersebar di 246 desa dan 28 kelurahan, sekitar 70 hingga 80 persen sudah menjalankan aktivitas usaha dan melayani masyarakat.

Tri Samiharto Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro mengatakan capaian ini sebagai progres signifikan dalam mendorong perputaran ekonomi desa. Meski sebagian besar gerai belum berdiri dalam bangunan permanen, operasional tetap berjalan dengan memanfaatkan kantor desa, ruang sederhana berukuran kecil, hingga fasilitas milik masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Yang penting berjalan dulu. Tidak harus besar. Ukuran 3×3 meter pun cukup, yang penting ada bentuk fisiknya dan ada aktivitas ekonomi,” ujarnya, Rabu 18 Februari 2026.

Keberadaan gerai dinilai penting untuk membangun kepercayaan dan menarik anggota koperasi. Tanpa gerai fisik, koperasi dinilai sulit berkembang karena masyarakat tidak melihat langsung aktivitas usaha yang dijalankan.

Dari sisi permodalan, kata Tri, masing-masing koperasi menerima dukungan awal sebesar Rp100 juta. Pemerintah daerah menegaskan dana tersebut terus dimonitor dan dievaluasi penggunaannya. Selama operasional berjalan dan dana digunakan sesuai ketentuan, pembinaan akan terus dilakukan.

“Di tengah operasional lebih dari 200 gerai tersebut, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama terkait pasokan barang pokok seperti gas, minyak goreng, dan beras,” ucapnya.

Kendati demikian, persoalan distribusi disebut berada di luar kewenangan langsung Dinas Koperasi karena menyangkut rantai pasok industri dan perdagangan.

Tri menjelaskan untuk memperkuat pengelolaan, pihaknya secara rutin menggelar bimbingan teknis bagi para pengurus. Pembinaan tersebut dilakukan agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar mampu dikelola secara profesional dan akuntabel.

“Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang utama selama aktivitas usaha tetap berjalan,” ucapnya.

Dengan lebih dari 200 gerai yang sudah operasional, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh koperasi aktif, sehat secara manajemen, serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat desa, ” kata Tri. (*)

 

Reporter: Dani Mukarom

 

Pos terkait