Harusnya, pihak PIK 2 bisa datang dan meninjau langsung agar kegiatan belajar di sekolah tidak terganggu saat musim hujan.
”Kamarin siswa saya yang menjadi korban dari operasional truk PIK 2, sekarang SDN Salembaran III menjadi korban dampak pembangunan PIK 2. Harus ada solusinya seperti apa, karena kami sebagai tenaga pendidik butuh di fasilitasi agar kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik,”tutupnya.
Sementara itu, Camat Kosambi Asmawi saat di hubungi Tangerang Ekspres belum memberikan komentar dan respon mengenai Sekolah yang terdampak banjir akibat proyek PIK 2.(ran)










