Yusuf menambahkan, para siswa sebelum mereka libur telah diberikan tugas, jadi tinggal orangtua bisa membantu siswa agar mereka bisa belajar dan mengisi tugas yang di berikan.
”Tugas tidak berat, hanya untuk selingan saja di rumah. Jadi, siswa tetap produktif di tengah liburan mereka. Memang tugas mengajar ada pada guru, tetapi orangtua diminta untuk mbantu di rumah masing-masing,” paparnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini komunikasi antara guru dan orangtua sangat bagus, bahkan ada beberapa orangtua yang tidak paham menanyakan pada guru. Dan itu, salah satu cara untuk bisa membantu para siswa.
”Saat libur seperti ini, peran orangtua sangat membantu. Dengan komunikasi oleh gurunya, bisa membantu mengarahkan siswa dalam belajar di rumah mereka. Kalaupun susah, orangtua bisa dengan langsung komunikasi agar bisa tahu apa saja yang bisa dilakukan oleh siswa saat libur Natraru agar tetap produktif dalam belajar,” tutupnya.(ran)











