Efek Pembatasan Angkutan Barang Arus Mudik, Harga Bawang Merah Melambung

Harga Cabai
Salah seorang pedagang cabai merah di Pasar Serpong melayani pembeli. (Credit: Miladi Ahmad Cemol/Banten Ekspres)

“Provinsi Banten pada periode Januari sampai Maret 2024 ini hanya bisa produksi bawang merah sebanyak 701,78 ton. Produksi terbesar ada di Kabupaten Serang 580,56 ton selebihnya produksi di Pandeglang 29,5 ton, Kota Tangerang Selatan 5,2 ton, Kota Serang 69 ton, dan Kota Cilegon 17,52 ton,” katanya melalui sambungan telepon seluler, Rabu (17/4/2024).

Belum lagi kondisi iklim dengan curah hujan yang masih tinggi mengakibatkan pertanaman bawang merah tidak optimal. Alhasil produktivitasnya mengalami penurunan hingga 30 persen dari biasanya.

Bacaan Lainnya

“Kondisi ini juga terjadi di daerah sentra produksi bawang merah di Jawa Timur,” ujarnya.

BACA JUGA: Harga Telur di Pasar Rau Tembus Rp31 Ribu/kg

Maka untuk menutupi kebutuhan konsumsi pihaknya masih bekerjasama untuk mendistribusikan komoditas tersebut dari daerah penghasil bawang merah seperti Jawa Tengah.

Namun kondisi distribusi juga terhambat karena adanya pembatasan kendaraan angkutan barang untuk arus mudik lebaran.

Pos terkait