Lahan kritis di Kabupaten Serang, DLH Minta Industri Punya RTH

Lahan
TANAM POHON : Sekda Kabupaten Serang Nanang Supriatna melakukan pananam pohon, dalam rangka pelaksanaan hari lingkungan hidup 2024, di Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Rabu (12/6/2024). (CREDIT: AGUNG GUMELAR/BANTEN EKSPRES)

SERANG — Lahan kritis di Kabupaten Serang, perlahan sudah mulai terpangkas dan kini hanya menyisakan tiga kecamatan, yang masih memiliki lahan kritis yakni Kecamatan Padarincang dan Kecamatan Kragilan dan Kecamatan Cikande.

Mengatasi permasalahan itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang terus melakukan penanaman pohon, serta meminta industri untuk mempunyai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Penanaman Mangrove, di Lahan 100 Hektare, Pemkab Serang dan Chandra Asri Jalin MoU

Kepala DLH Kabupaten Serang Prauri mengatakan, ada berbagai macam faktor yang menyebabkan ketiga kecamatan tersebut memiliki lahan kritis yang cukup tinggi seperti, di Kecamatan Padarincang itu dikarenakan kebutuhan masyarakat yang tinggi untuk menebang pohon agar bisa dijual.

Sehingga, wilayah itu menjadi tandus dan rawan terjadi longsor, maka dikategorikan sebagai lahan kritis yang cukup tinggi, dan pihaknya terus melakukan penanaman pohon.

Cek artikel bantenekspres.co.id yang Anda minati di: Google News

Pos terkait