TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Muda Mudi Fest 2026 resmi ditutup pada Minggu malam (1/11) di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang. Kegiatan yang menjadi wadah kreativitas generasi muda tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang karena mampu menghadirkan beragam potensi pemuda, mulai dari seni, olahraga, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman mengatakan, Muda Mudi Fest bukan sekadar ajang hiburan atau ruang berkumpul bagi anak muda. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan potensi, memperkuat kolaborasi, serta membuka kesempatan bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya.
“Ini merupakan kegiatan kreativitas daripada pemuda-pemudi yang ada di Kota Tangerang. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi tolak ukur bahwa para pemuda dan pemudi Kota Tangerang mempunyai inovasi,” ujar Herman saat menutup kegiatan, Minggu malam (1/11).
Menurutnya, pembangunan Kota Tangerang tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif generasi muda menjadi bagian penting dalam menentukan arah kemajuan kota pada masa mendatang.
“Pembangunan tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintah saja. Tanggung jawab pembangunan untuk ke depannya berada di tangan pemuda dan pemudi Kota Tangerang,” tegasnya.
Ia menilai, beragam rangkaian kegiatan yang dihadirkan dalam Muda Mudi Fest 2026 menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar di berbagai bidang. Karena itu, kegiatan serupa perlu dipertahankan dan dikembangkan agar semakin banyak anak muda mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.
“Saya kira kegiatan Muda Mudi Fest bukan hanya ajang hiburan saja, tetapi banyak kreativitas dari para pemuda, ada pengembangan UMKM, pentas seni, dan juga olahraga. Ini perlu kita pertahankan dan kita tindak lanjuti ke depannya, bahkan bila perlu kita tingkatkan,” katanya.
Herman juga mengajak seluruh generasi muda untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi. Menurutnya, momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa persatuan dan kontribusi generasi muda tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.
Ia berharap, semangat yang terbangun selama festival tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, melainkan menjadi awal gerakan anak muda untuk berkontribusi lebih luas bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang mengatakan, Muda Mudi Fest merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi dan kreativitas.
Menurutnya, potensi anak muda tidak hanya diukur melalui prestasi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan di bidang olahraga, seni, dan berbagai bidang lainnya.
“Harapannya, semua kreativitas anak muda itu dapat ruang, dapat panggung untuk terus berkembang. Kami sifatnya memfasilitasi dan mendorong anak-anak muda ini maju dengan segala kompetensinya,” ungkap Kaonang.
Ia menambahkan, pelibatan UMKM dalam festival tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan kepemudaan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi turut membuka peluang usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi.
Kaonang mengakui, penyelenggaraan Muda Mudi Fest 2026 masih perlu dievaluasi, terutama terkait durasi kegiatan dan keterlibatan elemen kepemudaan. Ke depan, pihaknya berharap festival tersebut dapat berlangsung lebih lama serta melibatkan lebih banyak komunitas dan organisasi pemuda.
“Keterlibatan elemen pemuda mungkin juga kita evaluasi apakah bisa lebih banyak lagi. Namun demikian, sampai malam ini, izinkan kami memberikan apresiasi kepada ketua panitia, seluruh jajaran, dan stakeholder yang mendukung kegiatan ini. Saya merasa kegiatan ini sudah luar biasa,” tuturnya. (*)











