SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, meminta lintas sektoral ikut membantu menangani kenakalan remaja dan perbuatan asusila yang kini tengah marak terjadi di Kabupaten Serang.
Sebab pemerintah daerah tidak bisa menangani perbuatan tersebut sendirian, perlu bersama-sama dengan lintas sektor mulai dari TNI Polri, elemen masyarakat, tokoh agama, dan lain sebagainya.
“Tentu ini harus lintas sektoral, kita bisa bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat, TNI Polri, dan lainnya, tidak hanya pemerintah daerah saja karena pemerintah ini kan juga terbatas,” katanya kepada wartawan usai rapat Forkopimda di Pendopo Bupati Serang, Selasa 22 September 2026.
Zakiyah menghimbau, seluruh elemen masyarakat mulai dari MUI, tokoh-tokoh masyarakat, pemuda, serta TNI Polri, bekerja bersama-sama melihat situasi dan kondisi di lingkungan sekitarnya.
Apabila ditemukan kejadian yang tidak menyenangkan seperti kenakalan remaja, hingga perbuatan asusila yaitu pelecehan seksual pada anak maupun perempuan, segera bertindak untuk laporkan ke pihak yang berwenang.
“Sehingga kita bisa meminimalisir segala kemungkinan atau kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Zakiyah meyakini, bahwa masih banyak kasus perbuatan tidak menyenangkan yang terjadi di Kabupaten Serang, namun mereka yang menjadi korbannya kebanyakan tidak mau malaporkan atas kejadian yang menimpanya.
Ketidakmauan melapor ini dikarenakan adanya ancaman yang pelaku, namun ia menegaskan bahwa korban tidak perlu takut untuk melaporkan kejadian-kejadian yang merugikan sebab dirinya akan dilindungi.
“Saya rasa mungkin ada satu dua kasus yang sebenarnya dia mengetahui, namun kadang sebagai korban itu tidak mau speak up atas apa yang sudah terjadi dalam dirinya. Tapi saya rasa saat ini banyak yang sudah berani speak up, agar tersangka yang melakukannya tidak melakukan hal yang sama kepada calon korban-korban yang lainnya,” ucapnya. (*)











