PAMULANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel membagikan sebanyak 14.000 masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak abu vulkanik yang dirasakan di sejumlah wilayah.
Pembagian masker dilakukan secara serentak di tujuh kecamatan di Kota Tangsel. Sebanyak sekitar 4.000 masker dibagikan pada kegiatan pagi hari, sementara sekitar 10.000 masker lainnya disiapkan untuk dibagikan pada sore hari.
Wakil Ketua PMI Kota Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap kondisi masyarakat yang saat ini menghadapi dampak abu vulkanik.
“Di tengah-tengah kondisi sekarang, kita masyarakat Tangsel khususnya dan pada umumnya di Banten sedang menghadapi akibat dampak dari abu vulkanik. Oleh karenanya kegiatan hari ini adalah kegiatan yang peduli, bagaimana kita ikut merasakan apa yang terjadi di masyarakat,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID seusai membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Alun-Alun Pamulang, Selasa, 8 September 2026.
Asep menambahkan, pembagian masker tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Selain membagikan masker, PMI juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi tersebut. Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.
“Mudah-mudahan ini ada manfaatnya, dan kami juga mengimbau kepada masyarakat, jangan panik, tapi tetap waspada. Jaga diri, jaga keluarga, jaga lingkungan,” tambahnya.
Pembagian masker dilakukan di sejumlah titik sentral yang tersebar di tujuh kecamatan. Di Kecamatan Pamulang, salah satu lokasi pembagian dipusatkan di Alun-Alun Pamulang.
Sementara di wilayah lainnya, pembagian dilakukan di sejumlah lokasi strategis, antara lain perempatan Muncul, Alun-Alun Pondok Aren, wilayah Ciputat Utara, serta Ciputat Timur.
Total masker yang dibagikan PMI Kota Tangsel dalam kegiatan tersebut mencapai 14.000 masker. Selain penanganan dampak abu vulkanik, PMI Tangsel juga memiliki agenda kemanusiaan lainnya.
PMI berencana melakukan intervensi untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih pada pekan depan.
“Insyaallah ini juga di luar dari terkait dampak abu vulkanik, kita minggu depan mau turun terkait dengan intervensi kita, bantu kita berikan bantuan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan,” tutupnya. (*)









