Semarak HUT ke-81 RI, Warga RW 06 Pamulang Barat Gelar Liga RT dan Panggung Hiburan

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RW 06 Pamulang Barat Gelar Liga RT dan Panggung Hiburan
Ketua Panitia Pertandingan Sepakbola Liga RT Se-RW 06 Pamulang Barat, Danas Suara (kanan tengah) memberikan sambutan saat pembukaan turnamen. Warga For Banteneksres.co.id

PAMULANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di lingkungan RW 06, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, berlangsung meriah.

Selain menjadi ajang hiburan, berbagai kegiatan yang digelar warga juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan antarwarga. Kegiatan tersebut berlangsung di Kawasan Community Center Pamulang, Minggu, 30 Agustus 2026.

Bacaan Lainnya

Sejumlah kegiatan digelar mulai dari turnamen sepak bola antar-RT, senam aerobik, lomba karaoke hingga panggung hiburan. Ketua RW 06 Kelurahan Pamulang Barat, Imam Mustaqim atau yang akrab disapa Sambang mengatakan, turnamen sepak bola menjadi salah satu kegiatan utama dalam rangkaian perayaan kemerdekaan.

RW 06 memiliki tujuh RT yang turut ambil bagian dalam pertandingan. Namun, karena jumlah peserta belum mencukupi, panitia mengundang satu tim dari orangtua murid (OTM) Sekolah Sepak Bola (SSB) Pamulang Community Center (PCC).

“Awalnya kita buat khusus warga RW 06. Tapi karena kurang satu tim, makanya kita undang OTM PCC,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Minggu, 30 Agustus 2026.

Selain sepak bola, warga mengikuti senam aerobik yang berlangsung di kawasan amfiteater mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan lomba karaoke mulai pukul 13.00 WIB hingga sore hari.

Malam harinya, warga kembali berkumpul dalam panggung hiburan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga selesai. Sejumlah penampilan musik dari warga dan pemuda RW 06 turut memeriahkan acara.

Salah satu kelompok musik yang tampil adalah Pintu Qoboy, yang merupakan gabungan sejumlah warga yang memiliki minat bermain musik di kawasan Pamulang Barat.

“Pintu Qoboy ini penggabungan dari beberapa teman-teman yang memang bermain musik di Pamulang Barat,” tambahnya.

Sambang menuturkan, kegiatan tersebut menjadi puncak peringatan HUT RI di lingkungan RW 06. Namun, acara tidak dikemas sebagai malam resepsi maupun agenda pembagian hadiah, melainkan lebih diarahkan sebagai hiburan dan ruang berkumpul bagi warga.

“Puncak peringatan. Ini bukan juga pemberian hadiah atau malam resepsi, tapi lebih kepada hiburan saja,” jelasnya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kerukunan dan kebersamaan warga. Keterlibatan pemuda juga dinilai penting sebagai bagian dari regenerasi dalam menjaga kekompakan lingkungan.

“Dengan adanya banyak lomba ini, harapan kita tingkat kerukunan dan kebersamaan antara warga RW 06 semakin rukun, lebih-lebih kepada pemuda yang memang sebagai generasi daripada para orang tua ataupun sesepuh yang ada di lingkungan warga RW 06,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pertandingan Sepak Bola Liga RT se-RW 06 Pamulang Barat, Danas Suara mengatakan, turnamen sepak bola tersebut sengaja mengutamakan keterlibatan warga setempat.

Panitia menerapkan aturan bahwa pemain yang memperkuat setiap tim harus berdomisili di lingkungan RW 06 dan tidak diperbolehkan menggunakan pemain cabutan dari luar wilayah.

“Kami menerapkan ketentuan peserta harus merupakan warga setempat dan tidak diperbolehkan mengambil pemain dari luar lingkungan,” ujarnya.

Danas menjelaskan, pemain yang sebelumnya telah mengikuti pertandingan pada tahun lalu masih diperbolehkan kembali memperkuat tim. Namun, penggunaan pemain dari luar wilayah tetap tidak diperbolehkan.

“Tidak ada syarat khusus, cuma yang sudah main kemarin boleh main. Tapi tidak boleh mengambil pemain dari luar,” katanya.

Untuk memastikan status pemain, panitia menggunakan identitas kependudukan sebagai salah satu acuan. Bagi pemain yang belum memiliki KTP, panitia tetap memberikan kesempatan dengan menunjukkan bukti domisili.

“Pakai KTP. Walaupun KTP-nya belum ada, pakai domisili,” jelasnya.

Menurut Danas, ketentuan tersebut dibuat agar turnamen tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga, tetapi benar-benar menjadi wadah silaturahmi warga.

Ia berharap pertandingan sepak bola dapat mempertemukan warga dari berbagai RT dalam suasana yang positif sekaligus memperkuat rasa kebersamaan. “Tujuannya ya silaturahmi antarwarga,” tutupnya. (*)

Pos terkait