TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka di Kwartir Ranting (Kwarran) Larangan, Kota Tangerang, menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, hingga cinta tanah air kepada peserta didik.
Kegiatan yang dipusatkan di SDN Larangan Selatan 1 tersebut diikuti para siswa sekolah dasar (SD) se-Kecamatan Larangan. Berbagai kegiatan kepramukaan dikemas secara edukatif dan menyenangkan agar peserta tidak hanya mengikuti kegiatan seremonial, tetapi juga mendapatkan pengalaman pembentukan karakter.
Ketua Panitia HUT Pramuka ke-65 Kwarran Larangan, Sodikin, mengatakan peringatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kepramukaan di kalangan peserta didik.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperingati Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka yang ke-65, sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan dan memperkuat semangat kepramukaan di kalangan peserta didik,” ujar Sodikin, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menurutnya, kegiatan Pramuka tidak sebatas aktivitas seremonial. Di dalamnya terdapat proses pembelajaran yang dapat membentuk karakter anak melalui pengalaman langsung.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kebersamaan, kepemimpinan, serta membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sodikin menuturkan, antusiasme para siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan juga cukup tinggi. Para peserta terlihat bersemangat mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan panitia.
“Alhamdulillah, antusiasme para siswa sangat baik. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, keceriaan, dan rasa kebersamaan,” ungkapnya.
Ia menilai, kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu hal penting. Para siswa tidak hanya belajar mengenai keterampilan kepramukaan, tetapi juga belajar berinteraksi, bekerja sama, dan saling mendukung dengan teman-temannya.
“Melihat anak-anak dapat berkegiatan bersama, saling mendukung, dan menikmati setiap proses pembelajaran dalam suasana yang menyenangkan merupakan kebahagiaan tersendiri,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sodikin mengatakan nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan Pramuka tidak hanya berkaitan dengan keterampilan, tetapi juga nilai kehidupan. Anak-anak didorong menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menghargai sesama.
“Harapannya, nilai-nilai tersebut tidak berhenti di kegiatan Pramuka saja, tetapi dapat mereka terapkan di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendidikan kepramukaan juga memiliki peran dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air sejak usia sekolah. Melalui kegiatan bersama, upacara, gotong royong, kedisiplinan, serta semangat persaudaraan, siswa diajarkan pentingnya persatuan.
“Pramuka merupakan salah satu wadah pendidikan karakter yang mengajarkan anak-anak untuk mencintai bangsa dan tanah air melalui pengalaman nyata,” katanya.
Dalam peringatan HUT Pramuka ke-65 tersebut, rangkaian kegiatan meliputi upacara peringatan, kegiatan kepramukaan, permainan edukatif, aktivitas kebersamaan, serta berbagai kegiatan yang melatih kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan kreativitas peserta didik.
“Kami berusaha agar kegiatan dikemas secara edukatif namun tetap menyenangkan, sehingga anak-anak dapat belajar sekaligus menikmati kebersamaan dengan teman-temannya,” ujar Sodikin.
Sodikin berharap semangat yang muncul dalam peringatan HUT Pramuka tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Menurutnya, keberhasilan kegiatan justru akan terlihat dari sejauh mana nilai-nilai yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman yang positif dan berkesan bagi seluruh peserta, serta semakin mempererat tali silaturahmi dan kekompakan keluarga besar Pramuka di Kwarran Larangan,” harapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari jajaran Kwarran Larangan, sekolah, pembina Pramuka, panitia, hingga para peserta didik yang ikut menyukseskan acara.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Kepala SDN Larangan Selatan 1 Matiah, Ketua Kwarran Larangan Sopian, Perwira Ka Syahrul, K3S Maryam, serta jajaran panitia dan pembina Pramuka.
Apresiasi juga disampaikan kepada Ka MABIRAN Nasrulloh, selaku Camat Larangan, yang berkenan bertindak sebagai pembina upacara.
Sodikin turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat, di antaranya Sulaeman, Nuraeni, Yusup, Rohali, Lukman Hakim, Vita/Esti Yuvita Wijayanti, serta para Penegak Ambalan SMK Al Ikhwaniya.
“Keberhasilan kegiatan ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari kebersamaan dan kepedulian banyak pihak,” pungkasnya.
Di momentum HUT Pramuka ke-65 ini, Sodikin juga berpesan kepada para siswa agar terus semangat belajar, berani bermimpi, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Pramuka mengajarkan kita untuk tidak hanya menjadi orang yang hebat untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi manusia yang mampu bermanfaat bagi orang lain. Tetaplah bersemangat, berprestasi, berkarakter, dan jadilah generasi penerus bangsa yang memiliki rasa cinta kepada tanah air,” pesannya. (*)








