TANGERANG, BANTENEKPRES.CO.ID – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Rektor UMT, Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., meninggal dunia pada Jumat 28 Agustus 2026.
Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.14 WIB di Rumah Sakit Sari Asih Sangiang, Kota Tangerang. Sebelum meninggal dunia, Desri Arwen sempat dilarikan ke rumah sakit pada tengah malam.
Informasi tersebut dibenarkan H. Kosasi, Dekan Fisip UMT. Menurutnya, kondisi Desri Arwen sebelumnya terlihat sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit saat masih berada di lingkungan kampus.
“Tidak ada (gejala). Kemarin baru ngobrol, sehat. Masih jam 8 malam masih ngobrol dengan saya,” ujar Kosasi saat dikonfirmasi, Jum’at (28/8).
Namun, kondisi almarhum kemudian berubah pada malam hari. Sekitar pukul 00.00 WIB, Desri Arwen dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Sangiang untuk mendapatkan perawatan.
“Jam 12 malam dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Kosasi mengatakan, informasi yang diterimanya menyebut almarhum diduga mengalami serangan jantung. Meski demikian, penyebab medis secara pasti masih menunggu keterangan resmi dari pihak keluarga maupun rumah sakit.
Kepergian Desri Arwen meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sivitas akademika, dan seluruh keluarga besar UMT. Sosoknya dikenal memiliki dedikasi dalam dunia pendidikan serta turut memberikan kontribusi bagi perkembangan Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Setelah menerima kabar duka tersebut, sejumlah sivitas akademika UMT bersiap menuju kediaman almarhum di kawasan Sangiang untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.
Keluarga besar UMT turut memanjatkan doa agar almarhum mendapat ampunan atas segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadah dan kebaikannya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”
Ucapan belasungkawa juga disampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian almarhum. (*)










