TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satunya melalui dukungan pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Tangerang.
Melalui program “Lippo untuk Indonesia PASTI”, LPKR bekerja sama dengan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Kabupaten Tangerang memberikan bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan sekolah senilai puluhan juta rupiah selama satu tahun.
Bantuan tersebut diberikan kepada empat anak yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat melalui Forum TSLP Kabupaten Tangerang.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Executive Director TMD Lippo Village, Danang Kemayan Jati, kepada Ketua Forum TSLP Kabupaten Tangerang, Marlan Akip, di Masjid Al Ikhlas, Jalan Kano, Perum Kelapa Dua, Tangerang, Kamis 27 Agustus 2026.
Danang mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari partisipasi LPKR dalam kegiatan CSR yang diinisiasi Forum TSLP Kabupaten Tangerang. Sasaran program diprioritaskan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dan pengembangan LPKR.
Menurutnya, dukungan pendidikan tersebut bukan sekadar bentuk pemberian bantuan, melainkan bagian dari upaya membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat di sekitar wilayah perusahaan beroperasi.
“Bagi kami, pendidikan adalah investasi jangka panjang. Sementara itu, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Forum TSLP Kabupaten Tangerang memastikan dukungan tepat sasaran. Kami berharap keberadaan LPKR harus membawa manfaat bagi komunitas sekitar,” ujar Danang.
Implementasi “Lippo untuk Indonesia PASTI”
Danang menjelaskan, dukungan pendidikan melalui Forum TSLP Kabupaten Tangerang juga menjadi bagian dari implementasi “Lippo untuk Indonesia PASTI”, yakni kerangka community engagement LPKR yang mencakup lima pilar, yaitu Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, dan Independen.
Dukungan kepada empat anak tersebut secara langsung sejalan dengan pilar Pintar, yang berfokus pada peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari agenda sosial LPKR yang terus diperluas. Sepanjang 2024-2025, melalui program “Lippo untuk Indonesia PASTI”, telah dijalankan lebih dari 100 program CSR yang menjangkau lebih dari 192 ribu penerima manfaat di empat provinsi dan sembilan kota di Indonesia.
Ke depan, LPKR menargetkan sedikitnya 5.000 kegiatan masyarakat dan satu juta penerima manfaat hingga 2030 melalui program “Lippo untuk Indonesia PASTI”.
Bagi LPKR, bantuan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan biaya sekolah dan perlengkapan belajar. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak untuk terus menempuh pendidikan sekaligus mempersiapkan masa depan.
LPKR menilai dampak berkelanjutan tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar. Kontribusi yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat juga dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Melalui kolaborasi dengan Forum TSLP Kabupaten Tangerang, LPKR berharap kerja sama tersebut mampu memberikan manfaat langsung kepada para penerima bantuan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan “Lippo untuk Indonesia PASTI”, bahwa membangun Indonesia yang lebih baik juga berarti ikut membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi masa depan.kesempatan bagi generasi masa depan. (*)











