SMPN 2 Kota Tangerang Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Pembiasaan

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 2 Kota Tangerang, Annisa Asrul tengah melakukan bimbingan terhadap peserta didiknya terkait penguatan karakter ideologi dan wawasan kebangsaan, Selasa, 15 September 2026.

 

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — SMP Negeri 2 Kota Tangerang berkomitmen memperkuat karakter peserta didik melalui berbagai program pembiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah. Salah satunya penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan. Langkah ini menjadi upaya bagian implementasi penanaman nilai-nilai kebangsaan terhadap siswanya.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan oleh Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 2 Kota Tangerang, Annisa Asrul, saat ditemui di sela-sela kegiatan penguatan Karakter, ideologi dan wawasan kebangsaan bersama Kementerian Dalam Negeri yang digelar di aula Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Selasa, 15 September 2026.

Annisa mengatakan, penanaman nilai-nilai kebangsaan sangat krusial agar para pelajar mampu beradaptasi dengan baik sekaligus memiliki kepribadian yang luhur.

“Penerapan karakter, ideologi dan karakter kebangsaan di sekolah kita sudah menjadi bagian program pembiasaan. Kita implementasikan itu supaya pelajar itu bisa beradaptasi di lingkungan sekolah dan juga dapat menanamkan karakter yang baik tentunya kepada guru, kepada teman-teman, dan juga orang tua di rumah,” ujar Anisa.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam upaya mendongkrak rasa nasionalisme generasi muda. Melalui penguatan pemahaman empat pilar kebangsaan, diharapkan tingkat pemahaman kebangsaan dan rasa cinta tanah air kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat semakin meningkat.

Annisa memaparkan, sebagai wujud nyata di tingkat satuan pendidikan, SMPN 2 Kota Tangerang menerapkan sejumlah strategi pembiasaan bagi para siswanya. Beberapa bentuk implementasi tersebut meliputi kegiatan keagamaan, hal itu menjadi fondasi pembentukan akhlak dan moral spiritual siswa. Selain itu. pemahaman karakter siswa, pihaknya melakukan pembimbingan terhadap peserta didik agar memiliki budi pekerti yang baik dalam berinteraksi sosial.

“Nah penetapan latihan kedisiplinan itu sendiri menjadi bagian implementasi nilai-nilai kebangsaan, aturan dan tata tertib sekolah secara konsisten dikuatkan,,” papar Annisa.

Ia mendorong para siswa agar mampu berbaur dan bekerja sama dengan sesama teman secara harmonis. Dalam pelaksanaannya pun pihak sekolah selalu mengedepankan kolaborasi yang solid antar-guru demi memastikan kedisiplinan dan karakter siswa terbentuk secara optimal.

Annisa menambahkan, melalui program pembiasaan tersebut para siswa dapat membentuk kepribadian yang kuat, disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air dan nasionalisme yang tinggi serta dapat menularkannya kembali di lingkunganbya masing-masing.(*)

 

Pos terkait