Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Puluhan Siswa SMP Negeri 25 Kota Tangerang di Tes Urine

Guna mencegah penyalahgunaan narkoba. Siswa SMP Negeri 25 Kota Tangerang tengah menjalani pemeriksaan tes urine di lingkungan sekolah, Rabu, 19 Agustus 2026.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.IS – Sebanyak 40 siswa SMP Negeri 25 Kota Tangerang, yang berlokasi di bilangan Kecamatan Larangan, secara acak dipilih untuk menjalani tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan ini sebagai upaya mencegah pelajar terjerumus penyalahgunaan narkoba.

Tak hanya siswa, sejumlah warga sekolah lainnya juga ikut menjalani tes urine. Mereka terdiri dari 5 guru, 2 petugas kebersihan (OB), 1 petugas keamanan, dan 2 petugas kantin.

Bacaan Lainnya

Dari hasil pemeriksaan tes urine tersebut, seluruh peserta yang diperiksa dinyatakan negatif. Tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan narkoba pada siswa maupun warga sekolah yang mengikuti pemeriksaan.

Kepala SMP Negeri 25 Kota Tangerang, Marsum mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan sekaligus edukasi kepada siswa mengenai bahaya narkoba.

“Kegiatan sangat penting untuk mencegah adanya warga sekolah baik siswa tenaga pendidik dan yang lainnya terindikasi penyalahgunaan narkoba. Kita berupaya mencegah itu,” kata Marsum saat dihubungi, Kamis, 20 Agustus 2026.

“Jadi bagi kami ini adalah suatu kehormatan adanya kerjasama ini dengan pihak BNN sekaligus sosialisasi kepada anak-anak kami,” sambungnya.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program budaya sekolah aman dan nyaman yang terus disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah.

“Kegiatan ini selaras dengan program budaya sekolah aman dan nyaman yang seiring terus disosialisasikan, sehingga tidak ada lagi praktik kekerasan pelajar, penyalahgunaan narkoba, hingga perundungan baik di sekolah maupun di luar sekolah,” tuturnya.

Ia berharap, program edukasi dan pemeriksaan pencegahan penggunaan narkoba ini dapat meningkatkan kewaspadaan seluruh warga sekolah terhadap bahaya narkoba. Hasil pemeriksaan yang negatif juga menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman dan nyaman.(*)

 

Pos terkait