TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang dimeriahkan dengan olahraga tradisional.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, terdapat lima cabang olahraga yang dipertandingkan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di antaranya panjat pinang dan dagongan yang menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus melestarikan olahraga tradisional kepada masyarakat.
“Hari ini ada lima cabang olahraga, salah satunya panjat pinang dan dagongan. Itu olahraga tradisional, rencananya kita mau lestarikan, supaya masyarakat luas tahu olahraga tradisional itu apa saja,” ujar Intan, Kamis 13 Agustus 2026.
Semarak perlombaan, kata dia, bukan sekadar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun rasa kebersamaan, kekompakan, serta kemampuan bekerja dalam tim.
“Intinya peringatan 17 Agustus ini supaya rasa kekompakan, teamwork karyawan itu dibangun. Jadi memupuk kebersamaan melalui kegiatan 17 Agustus,” katanya.
Antusiasme peserta terhadap olahraga tradisional juga disebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut, kata Intan, menjadi sinyal positif bahwa permainan dan olahraga tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat.
“Sudah ada di tahun-tahun sebelumnya, tapi yang sekarang lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Lebih antusias, alhamdulillah,” tutur Intan.
Intan menjelaskan, Pemkab Tangerang juga mulai memperkenalkan olahraga tradisional ke lingkungan sekolah. Sosialisasi dilakukan secara langsung ke sejumlah sekolah untuk menumbuhkan minat pelajar terhadap olahraga yang sarat nilai kebersamaan tersebut.
“Insya Allah di sekolah-sekolah juga kita sudah mulai keliling sosialisasi olahraga tradisional. Sekolah-sekolah banyak sekali peminatnya,” ungkapnya.
Upaya tersebut akan dilanjutkan melalui kegiatan antarpelajar. Selain itu, Festival Pekan Olahraga Tradisional dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang dengan peserta yang terbuka untuk umum maupun instansi.
“Memang nanti ada antar pelajar. Festival Pekan Olahraga Tradisional akan dilaksanakan di Oktober. Semua pesertanya umum sama instansi,” katanya. (*)
Reporter: Dani mukarom











