Air PDAM di Kosambi Barat Belum Ngalir Meski Perbaikan Pipa Selesai, Warga 3 RW Menanti Pasokan

Perbaikan pipa PDAM di Kosambi Barat telah selesai, namun air bersih masih belum mengalir ke rumah warga di RW 03, 04 dan 05. Foto: Zakky Adnan/bantenekspres.co.id

 

KOSAMBI,BANTENEKSPRES.CO.ID – Krisis air bersih masih membayangi warga di Kelurahan Kosambi Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Meski galian perbaikan pipa PDAM (Perumdam TKR) di depan rumah Pak Asir dilaporkan telah rampung sejak Selasa sore, hingga Rabu siang, 12 Agustus 2026, air bersih belum mengalir ke rumah-rumah warga.

​Dampak kekeringan ini dirasakan sangat krusial, terutama oleh warga di wilayah RW 03, RW 04 dan RW 05.

​Sekretaris Kelurahan Kosambi Barat Sidatul Uyun mengonfirmasi bahwa kondisi di tiga RW tersebut sudah masuk taraf sangat membutuhkan pertolongan cepat.

​”Tiga RW itu super membutuhkan air bersih. Kemarin warga sampai menyampaikan keluhannya secara langsung karena air PDAM benar-benar kering tidak keluar,” ujar Sidatul Uyun saat ditemui di kantornya, Rabu, 12 Agustus 2026.

​Selain masalah tidak mengalirnya pasokan air dari PDAM, wilayah Kosambi Barat juga dihadapkan pada ancaman banjir rob yang kerap mencemari sumur warga.

Air rob yang meluap biasanya mulai merendam permukiman menjelang malam dan masuk ke saluran sumur air bersih milik warga.

​”Kalau ada sumur pun, pas terjadi banjir rob airnya terkontaminasi. Biasanya rob naik habis Magrib dan susut tengah malam, tapi airnya sudah telanjur masuk ke saluran yang biasa dipakai mandi,” tambah Sidatul.

​Kondisi kritis ini memicu perhatian jajaran pemerintah setempat. Pihak kecamatan dan kelurahan sudah berkoordinasi ke Perumdam TKR guna mencari solusi cepat.

​Bahkan, menanggapi keluhan warga, pihak Kelurahan Kosambi Barat bersama Camat Teluknaga telah meninjau langsung lokasi terdampak untuk memastikan kondisi di lapangan.

Lurah Kosambi Barat juga telah mendatangi kantor PDAM Cabang Teluknaga guna mendesak percepatan distribusi air, pada Senin kemarin.

​”Alhamdulillah pihak PDAM menanggapi dengan baik. Saat ini dari pihak kelurahan juga sedang mengupayakan pengerjaan dan pengerukan rumah pompa air untuk menanggulangi banjir rob,” jelas Uyun.

​Meski langkah penanganan sudah berjalan dan pengerjaan pipa selesai, fakta di lapangan menunjukkan warga belum bisa menikmati air bersih.

​Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu ini pukul 14.32 WIB, air PDAM belum juga mengalir ke rumah warga.

Salah satunya dirasakan oleh Tri Asih, warga Kampung Kebon Besar, RT 01 RW 03, Kelurahan Kosambi Barat.

Pemerintah kelurahan berharap pembangunan rumah pompa serta perbaikan jaringan PDAM ini bisa segera menyelesaikan masalah krusial air bersih yang melanda 6 RT di RW 03, 6 RT di RW 04 dan 2 RT di RW 05. (*)

 

Pos terkait