LPTQ Khawatir Regenerasi Qori Kota Serang Kian Terbatas

Kafilah Kota Serang di MTQ Provinsi Banten beberapa waktu lalu.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Serang menyoroti semakin terbatasnya bibit qori dan qoriah di Kota Serang. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat regenerasi sumber daya manusia (SDM) di bidang Al-Quran.

Ketua Harian LPTQ Kota Serang KH Fathullah Al Wasi mengatakan, potensi SDM Al-Quran di Kota Serang saat ini cukup memprihatinkan.

Bacaan Lainnya

“Potensi-potensi dalam hal ilmu Al-Quran, khususnya untuk mengikuti cabang-cabang musabaqah itu sangat miris, hampir punah,” kata Fathullah, Rabu 7 Oktober 2026.

Menurut Fathullah, kondisi itu menjadi perhatian LPTQ menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Serang pada 19-21 Oktober 2026.

LPTQ pun menjadikan MTQ tahun ini sebagai salah satu upaya mencari bibit baru yang memiliki potensi di bidang Al-Quran.

Selain itu, LPTQ mendorong agar peserta MTQ benar-benar merupakan warga yang berdomisili di Kota Serang. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembinaan dan regenerasi tidak bergantung pada peserta dari luar daerah.

“Kita sudah berkali-kali rapat koordinasi dengan LPTQ agar peserta itu asli Kota Serang, yang berdomisili di Kota Serang,” ujarnya.

Untuk memperluas pencarian bibit, sejumlah cabang lomba juga dibuka dengan melibatkan pelajar. Cabang fahmil Quran dan syarhil Quran, misalnya, dapat diikuti peserta yang mewakili SMA, Madrasah Aliyah dan sederajat.

“Tujuannya untuk mencari bibit-bibit yang memang potensial muncul dari Kota Serang,” katanya.

MTQ Kota Serang tahun ini dipusatkan di GOR Stadion Maulana Yusuf. Sejumlah cabang lainnya akan digelar di masjid-masjid di sekitar kawasan stadion.

LPTQ menyiapkan sembilan cabang atau kategori lomba, di antaranya tilawah, qiraat, syarhil Quran dan fahmil Quran dengan beberapa kelompok usia.

Sementara itu, cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ) masih dipertimbangkan. LPTQ masih melihat jumlah peserta potensial karena SDM di bidang tersebut dinilai belum banyak.

“Untuk KTIQ masih fifty-fifty karena peserta atau SDM dari Kota Serang belum banyak, baru ada satu-dua. Kita sedang mencari dan menginformasikan kepada lembaga-lembaga atau kampus-kampus yang ada di Kota Serang,” jelas Fathullah.

Ia menegaskan, regenerasi SDM Al-Quran tidak hanya diarahkan untuk melahirkan qori dan qoriah. LPTQ juga ingin menyiapkan generasi yang memiliki kemampuan tahfiz, tafsir, pemahaman hingga mampu menjelaskan kandungan Al-Quran.

“Tujuannya syiar Al-Quran dan mencari bibit-bibit SDM, khususnya di bidang ilmu Al-Quran,” ujarnya.

Fathullah berharap MTQ dapat menjadi momentum untuk kembali meningkatkan minat generasi muda Kota Serang terhadap Al-Quran. Upaya tersebut juga dinilai sejalan dengan program Serang Mengaji.

“Kita ingin membuktikan bahwa Kota Serang itu memiliki potensi, sesuai dengan semangat seribu santri, sejuta ulama,” pungkasnya. (*)

Pos terkait