SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – DPRD Kota Serang meminta Pemerintah Kota Serang memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi dirasakan merata di seluruh kecamatan.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman dalam momentum peringatan HUT ke-19 Kota Serang. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini sudah mulai terlihat dan dirasakan masyarakat. Namun, pemerataan masih perlu menjadi perhatian.
“Kalau pembangunan sudah nampak, artinya sudah terasa. Tapi di satu sisi, kami dari DPRD sudah menyampaikan kepada Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar pembangunan ini merata,” kata Muji.
Ia menegaskan, pemerataan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga sektor pendidikan dan kesehatan. DPRD, kata dia, akan terus mendorong agar program pemerintah dapat dirasakan masyarakat di setiap kecamatan.
Di sektor pendidikan, Muji mengapresiasi terobosan Pemkot Serang melalui program seragam gratis. Namun, DPRD masih menerima sejumlah laporan mengenai praktik jual beli seragam di sekolah.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera dievaluasi karena Pemerintah Kota Serang sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran melalui Sekretaris Daerah yang melarang adanya jual beli seragam.
“Padahal sudah dibuat surat edaran dari Pemerintah Kota Serang melalui Pak Sekda bahwa tidak boleh ada jual beli seragam. Tetapi tetap saja ada laporan dari rekan-rekan media mengenai hal tersebut,” ujarnya.
Muji meminta aturan tersebut tidak hanya menjadi surat edaran, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan. Jika ditemukan kepala sekolah atau oknum yang tidak menaati aturan, DPRD mendorong adanya tindakan tegas.
“Kalau memang ada kepala sekolah atau oknum yang tidak menaati aturan, ya harus diberikan sanksi secara tegas,” tegasnya.
Sementara di sektor kesehatan, Muji menilai Pemerintah Kota Serang masih memiliki pekerjaan rumah dalam meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan. Ia berharap kepesertaan BPJS menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Menurutnya, masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS seharusnya tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan status kepesertaan yang aktif.
“Kami ingin, seyogianya BPJS di Kota Serang ini sudah menjadi prioritas. Jadi apabila saudara-saudara atau rekan-rekan saya mendaftar BPJS, harapannya bisa langsung aktif,” katanya.
Memasuki usia ke-19, Muji berharap program pembangunan Pemkot Serang ke depan semakin terarah dan merata. Infrastruktur menjadi salah satu sektor yang menurutnya harus mendapat perhatian dalam program tahun berikutnya.
“Harapan saya tahun depan program-program wali kota, terutama pembangunan infrastruktur, bisa dilakukan secara merata,” pungkasnya. (*)











