Wajib Belajar 13 Tahun Guna Mewujudkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing

Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung, Nurul Fitri Prihadi (kanan) bersama jajarannya saat menggelar sosialisasi program Wajib Belajar 13 Tahun di Posyandu Semangka, Kelurahan Alam Jaya, Belum lama ini.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Jajaran Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui kegiatan sosialisasi yang masif, program Wajib Belajar 13 Tahun digencarkan langsung kepada para pemangku kepentingan pendidikan, tenaga pendidik, hingga masyarakat luas, salah satunya yang baru-baru ini digelar di Posyandu Semangka, Kelurahan Alam Jaya.

Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung, Nurul Fitri Prihadi, menyatakan dukungannya terhadap peningkatan kualitas pendidikan guna melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.

Bacaan Lainnya

“Tujuan kami menyosialisasikan wajib Belajar 13 Tahun ini demi tercapainya pemenuhan hak anak. Kami berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memenuhi hak setiap anak dalam memperoleh layanan pendidikan secara berkelanjutan, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pendidikan menengah,” kata Nurul saat ditemui di Kantor Kecamatan Jatiuwung, Kamis, 6 Agustus 2025.

Dikatakannya, program ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas tanpa terkecuali.

Selain itu, melalui kegiatan sosialisasi wajib belajar 13 tahun tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mendukung keberlanjutan pendidikan anak, menekan angka putus sekolah, serta menghadirkan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang optimal anak.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat, Program Wajib Belajar 13 Tahun ini diharapkan dapat terlaksana secara optimal. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, sehat, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.

Melalui langkah proaktif ini, kata Nurul, Kecamatan Jatiuwung optimis kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pendidikan 13 tahun dapat semakin meningkat, sejalan dengan visi besar penciptaan generasi emas yang berkualitas.

“Dengan sinergi dan komitmen yang kuat antara pemerintah dengan masyarakat, Insya Allah kita mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.(*)

Pos terkait