TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Tangerang dipastikan masih aman. Hal ini berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang soal stok BBM hingga awal Agustus 2026.
Kepala Bidang Perdagangan pads Disperindag Kabupaten Tangerang Riski Maria Girsang mengatakan, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU wilayah Kabupaten Tangerang masih dalam kondisi aman. Kata dia, stok yang ada dari berbagai jenis BBM masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil monitoring hingga hari ini, ketersediaan BBM di SPBU wilayah Kabupaten Tangerang dalam kondisi aman. Kami terus koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait stok ini termasuk dengan Pertamina Patra Niaga,” katanya, Rabu 5 Agustus 2026.
Berdasarkan data pemantauan, stok Pertalite tercatat mencapai 944.960 liter. Sementara Pertamax tersedia sebanyak 701.440 liter, Pertamax Green 22.450 liter, Pertamax Turbo 181.270 liter, Biosolar 486.820 liter, dan Pertamina Dex sebanyak 204.910 liter.
Ia menjelaskan, monitoring dan koordinasi dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi bila ada peningkatan konsumsi maupun distribusi.
Riski mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Kata dia, pasokan yang tersedia masih memadai sehingga masyarakat dapat membeli BBM sesuai kebutuhan.
“Kami mengajak masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan. Distribusi BBM terus berjalan normal dan stok yang tersedia saat ini masih dalam kondisi aman,” katanya.(*)











